Manchester City keluar sebagai juara Piala Liga Inggris usai mengandaskan perlawanan Sunderland dengan skor tipis 2-1 pada laga pemungkas di Stadion Wembley. Sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama, skuad asuhan Manuel Pellegrini sukses membalikkan keadaan berkat aksi gemilang lini serang mereka.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal ketika Sunderland secara mengejutkan mampu memberikan tekanan berarti. Penyerang Fabio Borini membawa tim berjuluk The Black Cats itu memimpin pada menit kesepuluh setelah sukses memanfaatkan umpan lambung akurat dari Adam Johnson.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTertinggal satu gol membuat Manchester City langsung meningkatkan agresivitas permainan untuk membongkar rapatnya lini pertahanan lawan. Namun, hingga babak pertama berakhir, usaha keras dari Edin Džeko dan Sergio Agüero belum membuahkan hasil penyama kedudukan.
Memasuki paruh kedua pertandingan, The Citizens langsung mengambil inisiatif menyerang untuk mengejar ketertinggalan gol dari Sunderland. Perubahan taktik tersebut terbukti efektif dalam memecah kebuntuan dan mengendalikan jalannya tempo permainan di atas lapangan.
Yaya Toure dan Samir Nasri Jadi Pahlawan Kemenangan
Gol penyama kedudukan bagi Manchester City akhirnya lahir pada menit kelima puluh lima lewat aksi spektakuler Yaya Toure. Gelandang asal Pantai Gading tersebut melepaskan tendangan melengkung jarak jauh dari luar kotak penalti yang bersarang telak di pojok atas gawang Sunderland.
Belum sempat Sunderland meredam kejutannya, Manchester City kembali mencetak gol kedua hanya berselang satu menit kemudian. Samir Nasri sukses mencatatkan namanya di papan skor lewat sepakan akrobatik luar kaki menyambut bola umpan silang yang mengalami pembelokan.
Tertinggal dalam tempo singkat membuat para pemain Sunderland berusaha keras keluar dari tekanan untuk mencari gol penyeimbang. Sejumlah pergantian pemain dilakukan untuk menyegarkan lini depan, tetapi lini pertahanan Manchester City tampil disiplin menjaga area mereka.
Keunggulan 2-1 untuk Manchester City bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiup oleh wasit. Kemenangan ini mengantarkan The Citizens mengangkat trofi juara Piala Liga Inggris sekaligus mengukuhkan dominasi mereka musim itu.