Reo Hatate resmi meninggalkan Celtic setelah merampungkan proses kepindahannya ke klub Championship Burnley pada hari penutupan bursa transfer musim panas. Gelandang asal Jepang tersebut menuntaskan transfer permanen dengan nilai biaya yang dirahasiakan.
Kepastian transfer tersebut diumumkan Burnley sekitar setengah jam setelah jendela transfer resmi ditutup, menyusul penggunaan dokumen deal sheet yang memberikan perpanjangan waktu bagi klub untuk merampungkan administrasi. Hatate telah menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun bersama klub berjuluk The Clarets itu.
Kepergian Hatate sekaligus mengakhiri era trio pemain Jepang yang sempat menjadi andalan lini serang Celtic dalam beberapa musim terakhir. Bersama Kyogo Furuhashi dan Daizen Maeda, ketiganya memainkan peran krusial dalam mempersembahkan berbagai trofi juara bagi klub bermarkas di Glasgow tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelama memperkuat Celtic, pemain berusia 28 tahun itu dikenal memiliki kemampuan teknik, visi umpan, dan mobilitas tinggi yang membuatnya menjadi idola suporter. Namun, performa sang gelandang dinilai kurang konsisten dalam 18 bulan terakhir sebelum akhirnya memutuskan melanjutkan karier di Inggris.
Akhir Era Trio Jepang di Skuad Celtic
Kebersamaan Reo Hatate dengan Celtic kini resmi usai dan menyusul rekan-rekan sekompatriotnya yang lebih dulu meninggalkan klub. Kepergian sang pemain menandai berakhirnya era keemasan pemain asal Negeri Sakura di Glasgow.
Musim panas ini, skuad utama Celtic mengalami perombakan besar setelah ditinggal para pilar pentingnya. Kepergian Hatate, Kyogo, dan Maeda membuat tidak ada lagi tersisa dari trio Jepang yang sebelumnya menjadi identitas kesuksesan klub hijau-putih.
Manajemen klub kini harus memutar otak untuk mencari figur pengganti yang sepadan di lini tengah. Kehilangan pemain dengan pengalaman dan kualitas teknik seperti Hatate tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih dalam mengarungi sisa kompetisi musim ini.
Sementara itu, tantangan baru menanti sang gelandang di kompetisi kasta kedua Liga Inggris bersama Burnley. Pengalaman bermain di level tertinggi bersama Celtic diharapkan mampu membantu klub barunya meraih target promosi ke Liga Inggris.