Sunderland memastikan satu tiket pentas sepak bola Eropa setelah finis di peringkat ketujuh Liga Inggris musim 2025/2026 dan siap menatap tantangan baru di ajang Liga Europa. Berdasarkan hasil drawing fase grup, skuad asuhan Régis Le Bris dipastikan akan menghadapi sejumlah klub raksasa benua biru, termasuk raksasa Italia AC Milan di stadion legendaris San Siro.
Perjalanan luar biasa ini mengakhiri penantian panjang klub berjuluk The Black Cats setelah dua dekade absen dari kompetisi antarklub Eropa sejak terakhir kali merasakannya pada pertengahan tahun 2000-an. Keberhasilan tersebut dibangun di atas fondasi ketahanan skuad yang solid, semangat kolektif yang tinggi, serta kedisiplinan lini pertahanan sepanjang musim lalu.
Dalam undian fase grup Liga Europa musim ini, Sunderland akan bertarung melawan total 8 tim berbeda, di antaranya AZ Alkmaar, GNK Dinamo, Jagiellonia, Levski Sofia, AC Milan, Anderlecht, Lech Poznan, hingga Torrense. Pertemuan menghadapi AC Milan di San Siro bakal menjadi momen paling dinanti oleh para pendukung setia yang siap memadati stadion.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePelatih kepala Régis Le Bris dinilai berhasil mengubah kultur permainan Sunderland secara drastis selama dua tahun masa jabatannya di Wearside. Kehadiran para pemain kunci seperti Chris Rigg, Wilson Isidor, dan Trai Hume yang dikomandoi Granit Xhaka diyakini mampu memberikan kejutan di kancah Eropa.
Target Tinggi dan Antusiasme Tinggi Suporter Sunderland
Antusiasme luar biasa langsung ditunjukkan oleh para pendukung Sunderland yang mulai memadati pemesanan tiket penerbangan dan hotel untuk mendampingi laga tandang tim kesayangan mereka. Atribut bendera bertuliskan tur Eropa 2026/2027 dipastikan akan menghiasi berbagai sudut stadion di negara-negara yang akan mereka kunjungi.
Manajemen klub menegaskan bahwa keikutsertaan di kompetisi Eropa ini bukan sekadar bonus, melainkan buah dari kerja keras seluruh elemen tim mulai dari pemain, pelatih, hingga jajaran eksekutif. Semangat juang tinggi tanpa rasa gentar akan dibawa untuk menghadapi setiap lawan di fase grup mendatang.
Meskipun sebagian kalangan pengamat sepak bola sempat meragukan konsistensi performa Sunderland musim lalu, pencapaian finis di posisi tujuh besar membuktikan kelayakan mereka bersaing di level tertinggi. Seluruh skuad kini fokus penuh untuk memberikan penampilan terbaik demi mencetak sejarah baru bagi klub di panggung internasional.
Petualangan panjang di Liga Europa musim ini dipastikan bakal menyajikan drama dan momen-momen ikonik yang tak terlupakan bagi sejarah sepak bola Sunderland di masa depan.