Berdasarkan laporan media AS, Valencia menyongsong musim kompetisi La Liga dengan situasi emosional karena menjadi tahun-tahun terakhir klub bermarkas di stadion legendaris Mestalla.
Klub berjuluk Los Che tersebut dihadapkan pada tekanan besar dari para pendukung yang mendambakan kebangkitan prestasi, di tengah kebijakan finansial ketat yang diterapkan pemilik klub Peter Lim.
Pelatih Carlos Corberán, yang kontraknya telah diperpanjang hingga 2028, dituntut untuk memutar otak meracik skuad kompetitif meski pergerakan di bursa transfer berjalan lambat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagaimana diwartakan, manajemen mendatangkan beberapa amunisi baru seperti Pablo Maffeo, Arnau MartÃnez, hingga talenta muda asal Jepang Ryunosuke Sato guna memperdalam kedalaman tim.
Di sektor penjaga gawang, Stole Dimitrievski dipastikan kembali mengawal pos utama setelah tampil gemilang menggantikan rekan setimnya yang mengalami cedera pada musim lalu.
Sementara itu, lini serang Valencia akan bertumpu pada ketajaman Arnaut Danjuma dan Umar Sadiq, serta kreativitas gelandang muda berbakat Javi Guerra yang menjadi nyawa permainan tim.
Dengan berbagai keterbatasan yang ada, Valencia harus berjuang keras menemukan konsistensi penampilan demi mewujudkan ambisi kembali bersaing di papan atas sepak bola Spanyol.