Manajer Liverpool Andoni Iraola membela kebijakan transfer klub pada musim panas ini dengan menyatakan bahwa manajemen bertindak tepat untuk tidak menghamburkan uang demi solusi jangka pendek di tengah situasi cedera beberapa pemain kunci.
The Reds mencatatkan pengeluaran bersih tertinggi di Liga Inggris dengan mendatangkan sejumlah bintang papan atas, termasuk merekrut Bradley Barcola senilai hingga 123 juta poundsterling demi memperkuat lini serang.
Meskipun tidak mendatangkan pemain baru di beberapa posisi spesifik akibat tingginya harga pasar, sang pelatih menegaskan dirinya tetap merasa sangat puas dengan kualitas kedalaman skuad saat ini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"I'm very happy with all the signings we've made," ujar Iraola dalam konferensi pers terkait evaluasi bursa transfer musim panas.
Fokus Jangka Panjang dan Kualitas Skuad Liverpool
Kebijakan klub untuk bersabar juga didasari oleh proses pemulihan cedera jangka panjang yang dialami oleh Giovanni Leoni, Conor Bradley, serta penyerang Hugo Ekitike.
Iraola menjelaskan bahwa pihak klub memilih untuk berpikir jauh ke depan ketimbang memaksakan pembelian pemain panik yang berpotensi merugikan finansial klub di masa mendatang.
"Sometimes it doesn't make sense to pay crazy money for players who maybe in the long term you don't need," ungkap pelatih asal Spanyol tersebut menanggapi dinamika pasar transfer.
Ketiadaan pemain sayap kanan murni diatasi oleh fleksibilitas taktik yang dimiliki para penyerang seperti Barcola, Victor Muñoz, Cody Gakpo, serta talenta muda Rio Ngumoha.
Dengan ditutupnya jendela transfer, fokus utama tim kini sepenuhnya diarahkan pada proses pengembangan pemain serta persiapan menghadapi rangkaian laga padat kompetisi domestik.