Proses transfer Pablo Garcia dari Arsenal ke Racing Santander diprediksi bakal segera rampung dalam waktu dekat, namun rencana tersebut berantakan setelah klub La Liga tersebut masuk dalam perburuan. Arsenal gagal mengamankan jasa penyerang sayap muda Real Betis tersebut pada detik-detik akhir penutupan bursa transfer musim panas.
Berdasarkan laporan dari media Inggris, aktivitas transfer Arsenal pada hari penutupan tampak tenang setelah melepas beberapa pemain seperti Gabriel Martinelli dan Gabriel Jesus. Namun di balik layar, manajemen klub London utara tersebut sempat mencoba mendatangkan tambahan amunisi di lini serang.
Direktur Olahraga Racing Santander, Chema Aragon mengungkapkan bahwa kepindahan Pablo Garcia sempat hampir terwujud dengan klub Premier League tersebut sebelum timnya masuk dan mengubah situasi secara drastis. "It seemed like it was done with Arsenal, and then we came in too on loan," ujarnya dalam konferensi pers.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePemain berusia 20 tahun tersebut akhirnya memilih hengkang ke Racing Santander dengan nilai transfer sekitar 4.3 juta poundsterling atau setara dengan Rp89 miliar demi mendapatkan menit bermain reguler di tim utama. Keputusan ini diambil setelah jebolan akademi Real Betis tersebut kesulitan menembus skuad utama secara konsisten musim lalu.
Dari analisis Kabayan News, kegagalan perekrutan ini menunjukkan strategi Arsenal dalam memburu talenta muda berbakat guna memperdalam kedalaman skuad jangka panjang. Jika transfer tersebut terwujud, Pablo Garcia harus bersaing ketat dengan Bukayo Saka dan Noni Madueke di sektor sayap kanan Arsenal.