Ashley Cole menyebut Tony Adams sebagai pemain paling berpengaruh dan pemimpin terbaik yang pernah satu tim dengannya sepanjang karier profesional di dunia sepak bola. Mantan bek tim nasional Inggris tersebut pernah berbagi ruang ganti dengan banyak figur kapten hebat, termasuk John Terry dan Frank Lampard di Chelsea.
Dalam sesi tanya jawab bersama The Overlap, Cole mendapat pertanyaan mengenai sosok pemimpin terbaik selama ia bermain. Tanpa ragu, mantan pemain Arsenal itu menunjuk Adams yang dikenal memiliki otoritas vokal kuat serta mentalitas pemenang luar biasa di lini pertahanan.
Adams menghabiskan seluruh karier profesionalnya dengan mencatatkan 669 penampilan dan memimpin Arsenal meraih empat gelar Liga Inggris. Pengaruh besar sang bek legendaris turut dirasakan Cole ketika ia baru menembus tim senior Meriam London pada awal dekade 2000-an.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam wawancara terpisah bersama FlashScore pada Januari 2026, Cole juga menegaskan bahwa Adams bersama Martin Keown memberikan dampak masif terhadap pemahaman taktik serta pembentukan karakternya. Pelajaran kepemimpinan tersebut kini ia terapkan kembali dalam karier kepelatihannya saat ini.
Komentar Adams Mengenai Kepergian Cole
Kepindahan kontroversial Ashley Cole dari Arsenal menuju Chelsea pada tahun 2006 sempat meninggalkan luka mendalam bagi para pendukung setia klub London Utara tersebut. Hingga kini, transfer kontroversial itu masih sering menjadi topik perbincangan hangat di kalangan suporter.
Tony Adams pernah memberikan pandangannya mengenai hengkangnya Cole melalui wawancara bersama Inside Futbol pada 2015 silam. Menurut Adams, kepergian Cole serta Sol Campbell membuat lini pertahanan Arsenal kehilangan pilar penting yang benar-benar memahami cara bertahan dengan baik.
Adams menilai kepergian para pemain dari generasi lama tersebut berdampak signifikan terhadap kekuatan lini belakang tim dalam jangka panjang. Klub harus melewati masa-masa sulit selama bertahun-tahun sebelum akhirnya kembali membangun fondasi pertahanan yang kokoh di bawah Mikel Arteta.
Meskipun perjalanan karier klub Cole diwarnai kontroversi kepindahan ke Stamford Bridge, rasa hormatnya kepada sang mentor di Arsenal tidak pernah luntur. Nilai-nilai kepemimpinan yang ditanamkan Adams terbukti membentuk mentalitas sang bek kiri legendaris hingga akhir kariernya di lapangan.