PT Semen Padang sukses menerapkan inovasi teknologi Waste Heat Recovery Power Generation yang diklaim mampu memenuhi hingga 17,2 persen kebutuhan listrik operasional di Pabrik Indarung V melalui pemanfaatan panas buang proses produksi.
Berdasarkan laporan Langgam.id, Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa memaparkan pencapaian tersebut saat menerima kunjungan kerja dari Dewan Energi Nasional Republik Indonesia di Pabrik Indarung V pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Menurut Andria, total kebutuhan daya listrik untuk operasional Pabrik Indarung V mencapai sekitar 34,8 megawatt, di mana sistem teknologi tersebut secara konsisten mampu menghasilkan pasokan listrik sekitar 5 hingga 6 megawatt.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Ini tentunya memberikan manfaat yang cukup besar bagi operasional perusahaan, terutama dalam mendukung efisiensi penggunaan energi," ujar Andria sebagaimana dikutip dari laporan.
Ia menjelaskan bahwa mekanisme kerja teknologi tersebut mengandalkan penangkapan panas buang yang keluar dari dua titik utama dalam siklus produksi semen, yakni bagian suspension preheater dan clinker cooler.
Panas sisa yang sebelumnya kerap terbuang ke udara bebas kini berhasil dikonversi menjadi energi listrik siap pakai guna mendukung kelangsungan aktivitas pabrik secara mandiri.
Bahkan, pihak perusahaan menyebutkan bahwa kontribusi daya listrik dari teknologi ramah lingkungan ini berpotensi mendongkrak pasokan hingga 24,4 persen apabila sistem dapat dioperasikan secara penuh pada kapasitas maksimal 8,5 megawatt.
"WHRPG merupakan salah satu bentuk konkret komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan penggunaan energi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional," tambah Andria.
Berdasarkan catatan sejarah, proyek penerapan teknologi efisiensi energi tersebut merupakan buah dari kolaborasi strategis antara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian dan Pemerintah Jepang lewat New Energy and Industrial Technology Development Organization sejak tahun 2011.
Sementara itu, Anggota Dewan Energi Nasional Satya Widya Yudha memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah nyata PT Semen Padang dalam mengintegrasikan teknologi konversi panas buang demi memperkuat pilar ketahanan energi nasional.
"Terima kasih atas sambutan dari manajemen PT Semen Padang. Ini merupakan hal yang baik dalam mendukung ketahanan energi," ungkap Satya saat meninjau langsung fasilitas pabrik.
Melalui pemanfaatan inovasi teknologi yang berkelanjutan ini, manajemen PT Semen Padang berharap sektor industri domestik dapat terus meningkatkan daya saing sekaligus mewujudkan efisiensi energi yang optimal di masa depan.