Staf Bethesda Game Studios yang tergabung dalam serikat pekerja meragukan kemampuan perusahaan menciptakan game berkualitas tinggi setelah diterpa gelombang PHK massal oleh Microsoft di tengah perundingan pesangon.
"Kami tadinya berpikir posisi kami aman karena Bethesda identik dengan Skyrim dan Fallout serta memiliki proyek besar yang dinantikan, tetapi justru mendapati rapat dua menit yang mengakhiri karier puluhan tahun," ujar insinyur gameplay sekaligus perwakilan serikat pekerja Anne Barrett dalam wawancara dengan The Guardian.
Alex Nguyen selaku juru runding serikat pekerja yang masih bekerja di Bethesda Games Studios Dallas turut mengungkapkan kebingungannya atas pemutusan hubungan kerja yang menyasar anggota tim seni berprestasi dengan pengalaman puluhan tahun.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBarrett menilai perusahaan dengan jumlah staf berkurang akan kesulitan menghasilkan game dengan nuansa khas seperti RPG orang pertama di masa lalu karena hilangnya pengetahuan institusional serta tenaga ahli pencipta teknologi kepemilikan.
Negosiasi Pesangon Alot dan Protes Keras Serikat Pekerja
"Ketika Anda kehilangan para pembuat teknologi dan orang-orang yang mengembangkannya, Anda tidak bisa begitu saja memasukkan orang baru untuk menggantikan dan mereplikasi karya seniman berpengalaman 15 hingga 20 tahun," tambah Barrett.
Bethesda Game Studios saat ini tengah menggarap The Elder Scrolls 6 di tengah kekhawatiran internal mengenai potensi penundaan rilis game akibat perampingan tim yang sudah berjalan sangat ketat sebelumnya.
Terkait jalannya negosiasi pesangon antara serikat pekerja Bethesda dan Microsoft, Barrett menyebut bahwa pihak perusahaan belum memberikan langkah substansial yang memadai untuk mengatasi dampak nyata bagi anggota terdampak.
Menanggapi kritik tersebut, juru bicara Microsoft menyatakan bahwa pihak perusahaan telah menawarkan ketentuan pesangon yang sebanding dengan paket bagi rekan kerja non-serikat pekerja.
Sebagai bentuk protes atas kebijakan tersebut, anggota serikat pekerja Bethesda baru-baru ini menggelar aksi unjuk rasa di luar sembilan kantor perusahaan di Amerika Serikat serta didukung para modder Fallout 4.
Situasi serupa juga dilaporkan terjadi di pengembang Doom yaitu id Software yang dikabarkan mengalami perampingan drastis dengan tudingan dari pengembang anonim terkait adanya mentalitas pekerja sekali pakai.