Pelatih Celtic Martin O'Neill mengaku terkejut dengan sambutan positif yang diberikan oleh para suporter ketika timnya kembali ke stadion kandang Parkhead setelah mengalami kekalahan memalukan 1-5 dari klub Austria LASK pada ajang kualifikasi Liga Champions.
Sebelum kekalahan tersebut, klub raksasa Skotlandia Celtic sebenarnya telah mengantongi keunggulan agregat 3-0 pada leg pertama dan sempat menambah satu gol lagi di kandang lawan, namun secara mengejutkan kebobolan lima gol hingga tersingkir dengan agregat akhir yang menyakitkan.
Banyak pihak memperkirakan para pemain akan mendapat kecaman keras dan kemarahan dari publik menyusul hasil terburuk dalam sejarah Eropa klub tersebut, namun suporter justru menunjukkan dukungan moral saat bus tim tiba menjelang pertandingan domestik melawan Falkirk pada hari Sabtu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeO'Neill menyatakan rasa syukurnya atas reaksi luar biasa dari tribun penonton yang sama sekali tidak diduganya mengingat performa buruk skuadnya di kualifikasi Liga Champions beberapa hari sebelumnya.
Respons Positif Suporter Celtic Bakar Semangat Tim Lawan Falkirk
"Saat kami turun dari bus, kerumunan penonton justru memberi sorakan positif yang sangat tidak terduga dan hal tersebut sebenarnya tidak layak kami terima," ujar O'Neill dikutip dari laporan RecordSport.
Dukungan loyal dari tribun penonton memberikan motivasi tambahan bagi skuad asuhan Martin O'Neill untuk bangkit dan mengamankan kemenangan tipis 2-1 atas Falkirk dalam lanjutan Liga Utama Skotlandia di Parkhead.
Kemenangan kandang tersebut sedikit banyak mampu mengobati luka mental para pemain Celtic setelah tersingkir secara dramatis dari Liga Champions dan harus puas melanjutkan kompetisi Eropa di ajang Liga Europa musim ini.
Manajemen klub kini memiliki sisa waktu bursa transfer musim panas untuk memperkuat kedalaman skuad agar mampu bersaing secara maksimal di kompetisi domestik maupun kancah Eropa berikutnya.
Solidaritas yang ditunjukkan oleh basis suporter setia Celtic membuktikan bahwa ikatan emosional antara klub dan pendukung tetap terjaga kuat meskipun tim baru saja melewati salah satu pekan paling mengecewakan dalam sejarah modern mereka.