Mengutip laporan media, Pemerintah Kota Payakumbuh berkomitmen memperkuat Pendidikan Anak Usad Dini (PAUD) sebagai fondasi utama dalam menyukseskan program wajib belajar 13 tahun. Langkah strategis ini ditegaskan melalui perhelatan Gebyar PAUD di halaman Balai Kota Payakumbuh.
Sebagaimana diwartakan, kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Anak Nasional ke-42 dan HUT RI tersebut sukses menarik partisipasi hampir 9.000 orang yang terdiri dari murid PAUD, tenaga pendidik, hingga orang tua.
Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, mewakili Wali Kota menyampaikan bahwa masa usia dini merupakan fase krusial dalam membentuk karakter dan kemandirian anak. "Anak-anak harus mendapatkan kasih sayang, perlindungan, pemenuhan hak, serta dukungan penuh untuk mengembangkan potensinya. Ini adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, dan keluarga," ujar Rida.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam kesempatan yang sama, pihak pemko juga mengingatkan para orang tua agar bijak membatasi penggunaan gawai pada anak guna menghindari paparan konten negatif serta menjaga ruang interaksi sosial secara langsung.
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Payakumbuh, Ny. Eni Zulmaeta, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan layanan pendidikan prasekolah yang inklusif dan bermutu. "Kita ingin memastikan tidak ada anak di Payakumbuh yang kehilangan kesempatan mengenyam PAUD sebelum masuk SD demi menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.