Manga One Piece saat ini tengah memasuki arc Elbaph yang menampilkan pertempuran sengit melawan musuh utama serta kedatangan Imu dan God’s Knights di Pulau Elbaph. Pertempuran tersebut membuat kekuatan para petarung terkuat seperti Gaban, Loki, dan Luffy tampak kewalahan menghadapi gempuran musuh di pulau tersebut pada bab-bab terbaru.
Situasi genting ini memunculkan pertanyaan mengenai absennya Jewelry Bonney yang menjadi pusat perhatian pada arc Egghead sebelumnya melalui kedekatannya dengan sang ayah, Kuma, serta keterlibatannya melawan Five Elders. Kehadiran Bonney dinilai dapat memberikan dampak besar pada alur cerita berkat potensi yang dimiliki karakternya.
Potensi utama Jewelry Bonney terletak pada kemampuan Buah Iblis Age-Age Fruit yang memungkinkannya memanipulasi usia diri sendiri maupun orang lain. Kekuatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembalikan Gaban sebagai mantan tangan kanan Raja Bajak Laut ke masa kejayaannya agar dapat bertarung secara optimal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain itu, kemampuan tersebut juga berpotensi mengubah karakter seperti Jarul kembali ke usia muda saat menjadi petarung tangguh untuk memperkuat lini pertahanan. Kombinasi kekuatan itu diyakini mampu memberikan elemen aksi yang jauh lebih menarik dalam alur cerita arc Elbaph.
Peluang Besar Jewelry Bonney yang Belum Dimanfaatkan Oda
Sayangnya, alih-alih mendapatkan sorotan yang layak setelah perjuangannya menghadapi Five Elders dan menggunakan bentuk Nika sementara, Bonney justru diposisikan sebagai karakter yang dibatasi. Perlakuan tersebut dinilai sebagai sebuah kerugian besar bagi perkembangan karakter yang memiliki kedekatan emosional kuat dengan kelompok Straw Hats.
Karakter Jewelry Bonney sebenarnya telah membuktikan ketangguhan mental serta kekuatan bertarungnya meskipun usianya baru menginjak 12 tahun. Namun, dalam arc Elbaph, karakternya justru kerap dilindungi dari bahaya kecil yang sebenarnya mampu ia tangani sendiri.
Keputusan kreator Eiichiro Oda untuk tidak memaksimalkan potensi Jewelry Bonney disayangkan oleh banyak pihak mengingat kebutuhan kekuatan tambahan bagi kelompok Straw Hats menjelang perang akhir cerita. Kehadiran dan keterlibatan aktif Bonney semestinya bisa menjadi aset berharga dalam menghadapi eskalasi konflik yang semakin besar di pulau para raksasa tersebut.