Kabayan News Kabayan News
/home / teknologi / Sejarah Zaman Devon Periode Geologi...
TEKNOLOGI

Sejarah Zaman Devon Periode Geologi dan Evolusi Kehidupan Purba

By Tomi Ali 3 min read 2 September 2026
Zaman Devon, periode geologi penting dalam era Paleozoikum yang menjadi saksi evolusi ikan dan kemunculan tetrapoda darat

Zaman Devon, periode geologi penting dalam era Paleozoikum yang menjadi saksi evolusi ikan dan kemunculan tetrapoda darat

Devon merupakan periode pada skala waktu geologi yang termasuk dalam era Paleozoikum, dan berlangsung antara 416 juta tahun lalu hingga 359 juta tahun yang lalu. Namanya diambil dari Devon, Inggris, tempat pertama kalinya batuan Exmoor yang berasal dari periode ini dipelajari secara mendalam oleh para ilmuwan. Kondisi paleografi pada masa tersebut didominasi oleh superbenua Gondwana di selatan, benua Siberia di utara, serta pembentukan awal superbenua Euramerika.

Secara formal, periode geologi ini dibagi menjadi tiga sub-kala utama, yaitu Devon Awal, Devon Tengah, dan Devon Akhir. Lapisan batu yang sesuai dengan kala tersebut masing-masing diidentifikasi sebagai bagian Bawah, Tengah, dan Atas dalam sistem stratigrafi Devon. Pembagian ini membantu para ahli geologi memahami kronologi perubahan lingkungan dan peristiwa biologis yang terjadi secara bertahap.

Selama periode ini, bumi mengalami transformasi ekologis yang luar biasa, terutama dengan munculnya tumbuhan vaskular dan lumut yang menyebar di daratan kering. Peristiwa penting seperti terbentuknya hutan pertama di bumi terjadi pada penghujung pertengahan zaman ini, mengubah lanskap daratan secara drastis. Keanekaragaman hayati baik di lautan maupun di daratan berkembang sangat pesat seiring dengan dinamika iklim dan tektonik.

Meskipun diwarnai oleh perkembangan kehidupan yang masif, periode ini juga ditutup dengan peristiwa kepunahan massal yang sangat memengaruhi kehidupan laut. Diperkirakan kepunahan tersebut dipicu oleh aktivitas tektonik yang sangat tinggi pada akhir zaman. Warisan fosil dari zaman Devon kini menjadi jendela utama bagi ilmuwan untuk meneliti asal-usul vertebrata darat dan tumbuhan berkayu.

Latar Belakang dan Awal Mula

Asal-usul penamaan zaman ini berakar dari penemuan formasi batuan khas di wilayah Devon, Inggris, yang kemudian dijadikan standar acuan internasional. Para geolog masa lalu mengamati karakteristik unik dari lapisan batuan tersebut yang memuat catatan fosil melimpah dari masa lampau bumi. Penamaan ini diresmikan untuk mengelompokkan fase sejarah bumi yang memiliki ciri khas sedimentasi dan paleontologi tersendiri.

Proses pembentukan formasi geologi Devon didukung oleh pergerakan lempeng tektonik global yang menyatukan beberapa daratan besar di muka bumi. Interaksi antara superbenua Gondwana dan massa daratan lainnya menciptakan iklim serta lingkungan laut dangkal yang mendukung kehidupan purba. Kondisi geografis yang dinamis ini memicu terciptanya berbagai relung ekologis baru bagi organisme laut maupun darat.

Momen penting dalam perjalanan zaman ini ditandai oleh kemunculan amonoid pertama pada Devon Awal yang berasal dari keturunan nautiloid bactritoid. Kelompok moluska cephalopoda ini kemudian berkembang pesat dan mendominasi ekosistem fauna laut selama jutaan tahun berikutnya. Kehadiran mereka menjadi penanda biostratigrafi yang sangat berharga dalam penarikan garis waktu geologi.

Fondasi lingkungan pada masa itu juga dipengaruhi oleh tingkat permukaan laut yang cenderung stabil pada kisaran tertentu sebelum mengalami penurunan secara bertahap. Stabilitas lingkungan awal ini memberikan kesempatan bagi berbagai jenis organisme sederhana untuk beradaptasi dan berevolusi menjadi bentuk kehidupan yang lebih kompleks. Prinsip-prinsip stratigrafi modern pun banyak yang mengacu pada singkapan batuan dari periode ini.

Dampak dan Pengaruh terhadap Kehidupan

Kontribusi terbesar zaman Devon dalam sejarah evolusi bumi adalah kemunculan ikan berahang dan vertebrata berkaki yang dikenal sebagai tetrapoda. Sekitar 365 juta tahun lalu, beberapa jenis ikan air tawar mulai mengembangkan paru-paru dan sirip kokoh untuk merangkak ke daratan. Adaptasi revolusioner ini melahirkan nenek moyang dari seluruh hewan bertulang belakang darat, termasuk amfibi, reptil, burung, dan mamalia.

Pengaruh ekologis lainnya terlihat jelas dari penyebaran tumbuhan berbiji dan pembentukan hutan purba pertama yang menutupi daratan kering bumi. Tumbuhan seperti Archaeopteris mulai mendominasi lanskap daratan dan mengubah komposisi atmosfer serta siklus hidrologi global secara signifikan. Kehadiran vegetasi darat ini menciptakan habitat baru yang mendukung kelangsungan hidup organisme daratan yang semakin beragam.

Pencapaian penting dalam catatan fosil dunia juga mencakup perkembangan pesat hiu primitif, ikan bersirip-cuping, serta terumbu karang raksasa di lautan. Berbagai kelompok organisme tersebut meninggalkan rekam jejak fosil yang luar biasa kaya di berbagai belahan dunia, seperti di Eropa dan Amerika Utara. Pengakuan ilmiah terhadap standar GSSP (Global Boundary Stratotype Section and Point) di berbagai lokasi turut memperkuat validitas kronologi zaman ini.

Pengaruh zaman Devon terhadap generasi mendatang dan ilmu pengetahuan modern sangat mendalam karena merekam titik balik transisi kehidupan dari air ke darat. Kepunahan massal di akhir periode memang memusnahkan banyak spesies laut, namun hal itu juga membuka jalan bagi evolusi biologis di era-era berikutnya. Hingga kini, kajian tentang zaman Devon terus menjadi kunci utama untuk memahami sejarah biodiversitas planit bumi.

Topics
geologi zaman devon paleozoikum evolusi sejarah bumi
Jurnalis Teknologi & Gaya Hidup

Tomi Ali adalah jurnalis yang menggabungkan ketertarikannya pada teknologi dan gaya hidup. Ia mengulas perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta tren gaya hidup modern dengan gaya penulisan yang segar dan mudah diakses oleh pembaca awam maupun profesional.