Kabayan News Kabayan News
/home / teknologi / Suhu Ekstrem Picu Penundaan...
TEKNOLOGI

Suhu Ekstrem Picu Penundaan Penerbangan, Ini Penjelasan Ahli

By Tomi Ali 2 min read 3 September 2026
Suhu ekstrem dapat memicu penundaan penerbangan di berbagai bandara dunia

Suhu ekstrem dapat memicu penundaan penerbangan di berbagai bandara dunia

Suhu panas ekstrem dilaporkan dapat berdampak besar pada jadwal penerbangan komersial karena mengurangi kemampuan pesawat untuk lepas landas dengan normal. Kondisi cuaca tanpa awan badai sekalipun tetap bisa mendatangkan masalah serius bagi operasional bandara ketika temperatur udara melonjak terlalu tinggi.

Berdasarkan penjelasan dari Federal Aviation Administration (FAA), masalah utamanya berkaitan erat dengan kepadatan udara di sekitar landasan pacu. Udara panas memiliki massa yang lebih tipis dibandingkan udara dingin, sehingga memengaruhi jumlah gaya angkat yang dihasilkan oleh sayap pesawat.

"The combination of high temperatures and high elevation can increase the runway distance needed for takeoff while reducing an aircraft's climb rate," demikian penjelasan resmi dari pihak FAA mengenai dampak cuaca panas terhadap performa pesawat.

Sejumlah bandara dengan posisi geografis tertentu terbukti menghadapi risiko lebih tinggi akibat kombinasi suhu panas dan faktor ketinggian wilayah. Wilayah bandara di daerah gurun seperti Las Vegas dan Phoenix, serta bandara dataran tinggi seperti Denver, menjadi titik yang paling rentan mengalami pembatasan operasional.

Strategi Maskapai dan Solusi bagi Penumpang Saat Cuaca Panas

Ketika kondisi suhu udara menjadi terlalu panas dan membatasi proses lepas landas, maskapai penerbangan biasanya harus mengambil langkah antisipasi. Anna Brown selaku pakar perjalanan dari Going mengungkapkan bahwa maskapai memiliki beberapa opsi teknis sebelum memutuskan untuk membatalkan penerbangan.

"Airlines can reduce weight by carrying less fuel or cargo, use a fuel stop, remove passengers, or wait for temperatures to fall," ujar Anna Brown kepada Travel + Leisure terkait solusi menghadapi kondisi yang disebut sebagai situasi "hot and high".

Kasus nyata akibat pembatasan beban tersebut sempat terjadi di Las Vegas pada bulan Juli lalu ketika suhu udara mencapai sekitar 114 derajat Fahrenheit. Maskapai American Airlines terpaksa meminta sebagian penumpang untuk turun secara sukarela demi mengurangi berat total pesawat agar aman lepas landas.

Sebagai langkah antisipasi bagi para pelancong, memilih jadwal penerbangan pada pagi hari dinilai sebagai solusi paling efektif untuk menghindari potensi pembatasan beban akibat cuaca panas ekstrem. Suhu udara pada pagi hari umumnya jauh lebih rendah sehingga meminimalkan risiko penundaan penerbangan.

Topics
suhu ekstrem penerbangan bandara faa cuaca panas travel maskapai tips liburan
Jurnalis Teknologi & Gaya Hidup

Tomi Ali adalah jurnalis yang menggabungkan ketertarikannya pada teknologi dan gaya hidup. Ia mengulas perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta tren gaya hidup modern dengan gaya penulisan yang segar dan mudah diakses oleh pembaca awam maupun profesional.