Tottenham Hotspur mengalihkan radar perburuan pemain ke bintang Everton Iliman Ndiaye yang dibanderol senilai 80 juta poundsterling pada bursa transfer musim panas ini. Klub asal London utara tersebut mempertimbangkan opsi alternatif menyusul persaingan ketat serta situasi rumit dalam perburuan penyerang Liverpool Cody Gakpo.
Meskipun Gakpo sempat menjadi target utama, minat kuat dari Manchester City serta kepastian kedatangan Bradley Barcola di Anfield membuat kepindahan sang pemain asal Belanda menemui jalan terjal. Di sisi lain, manajer Roberto De Zerbi masih berambisi memperkuat skuadnya dengan mendatangkan satu tambahan pemain anyar sebelum batasan waktu transfer ditutup.
Kehadiran Iliman Ndiaye dipandang sebagai profil pemain yang sangat cocok dalam skema taktik pelatih asal Italia tersebut berkat kemampuan olah bola dan kreativitasnya di atas lapangan. Pemain Timnas Senegal tersebut telah menunjukkan performa impresif selama dua musim terakhir memperkuat klub asal Merseyside tersebut di kompetisi domestik.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeski demikian, Tottenham Hotspur harus bersaing ketat dengan Manchester City yang dikabarkan juga menyiapkan penawaran besar untuk mengamankan jasa sang penyerang. Valuasi tinggi sebesar 80 juta poundsterling mencerminkan status penting sang pemain di bawah arahan manajer David Moyes.
Keunggulan Statistik Dribel Iliman Ndiaye Atas Cody Gakpo
Analisis performa menunjukkan bahwa keunggulan utama Iliman Ndiaye terletak pada kemampuan dribel memukau yang jauh melampaui catatan statistik milik Cody Gakpo. Sepanjang musim kompetisi sebelumnya, pemain berusia 26 tahun tersebut sukses mencatatkan rata-rata 2.3 dribel sukses per pertandingan di Liga Inggris.
Sebagai perbandingan langsung, catatan dribel sukses Gakpo hanya berada di angka 0.9 per pertandingan, yang menunjukkan perbedaan signifikan dalam kemampuan melewati pemain lawan. Ndiaye bahkan berada di jajaran teratas pencetak dribel sukses terbanyak di liga, hanya berada di belakang Jeremy Doku dalam aspek tersebut.
Gaya permainan Ndiaye kerap disamakan dengan legenda Chelsea Eden Hazard berkat kekuatan fisik serta pusat gravitasi rendah yang menyulitkan pemain bertahan lawan untuk merebut bola. Kontribusi nyata tersebut membuatnya mengoleksi sembilan gol pada musim 2024/25 serta tambahan enam gol dan tiga assist pada musim berikutnya di Goodison Park.
Pujian tinggi pernah dilontarkan oleh rekan setimnya, Kiernan Dewsbury-Hall, yang menyebut sang penyerang sebagai salah satu pemain terbaik di liga ketika berada dalam performa puncaknya. Dengan karakteristik permainan yang unik dan sulit dilatih, kepindahan ke N17 diyakini bakal menjadi suntikan tenaga luar biasa bagi lini serang The Lilywhites.