Sebagaimana diwartakan oleh media Jerman, salah satu produsen bir tertua di negeri tersebut yakni Aktienbrauerei Kaufbeuren resmi membuka proses kebangkrutan melalui prosedur manajemen mandiri.
Berdasarkan laporan yang dirilis, dari total 84 posisi pekerjaan yang tersedia, kini pabrik tersebut hanya menyisakan 38 orang pekerja setelah badai krisis melanda industri minuman.
Menurut penjelasan pihak manajemen, merosotnya angka penjualan bir secara nasional serta struktur biaya yang tidak seimbang menjadi pemicu utama ambruknya perusahaan yang berdiri sejak tahun 1308 ini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam keterangannya, sanubari krisis menuturkan "Tanpa suntikan dana segar dan persetujuan konsep restrukturisasi, opsi terakhir yang harus diambil adalah penutupan total pabrik secara permanen".
Kendati demikian, pihak pengelola memastikan bahwa kegiatan peny釀an serta produksi lini produk andalan seperti merek Fräuleins dan limonade LEO akan tetap dilanjutkan di lokasi tersebut.
Dikutip dari laporan terkait, langkah efisiensi drastis ini diambil guna menyelamatkan sisa aset perusahaan di tengah tekanan pasar yang semakin ketat bagi industri bir tradisional di Jerman.