Di tengah semakin pentingnya akses informasi publik, pemerintah desa dituntut untuk tidak hanya menjalankan program pembangunan secara fisik, melainkan juga mengomunikasikan kebijakan, pelayanan, serta penggunaan anggaran kepada masyarakat melalui saluran yang mudah dijangkau.
Berdasarkan laporan, persoalan krusial tersebut menjadi sorotan utama Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri ketika melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Randusanga Wetan, Kabupaten Brebes, pada Rabu hingga Kamis, 15-16 Juli 2026.
Mengusung tema "Optimalisasi Media Sosial sebagai Upaya Transparansi Publik Pemerintah Desa Randusanga Wetan", tim akademisi membawa pendekatan ilmu komunikasi praktis untuk mengatasi kendala sosialisasi program pembangunan desa.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebelumnya, Pemerintah Desa Randusanga Wetan sebenarnya telah memiliki akun Facebook resmi, namun sudah cukup lama terbengkalai dan tidak aktif sehingga menghambat arus informasi cepat kepada warga.
Menanggapi tantangan era keterbukaan informasi ini, Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri menilai bahwa pengelolaan media sosial bukan sekadar simbol keaktifan digital, melainkan instrumen vital dalam membangun komunikasi dua arah yang transparan dengan masyarakat.
Menurut Tim PKM Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri, Imam Budi Prasetyo, media sosial instansi pemerintah merupakan ruang strategis untuk menyampaikan informasi pembangunan, layanan publik, hingga memupuk kepercayaan warga.
"Pendekatan inilah yang kemudian menjadi dasar intervensi Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri sebagai implementasi pengetahuan yang selama ini dikembangkan melalui proses pembelajaran dan keilmuan komunikasi berdampak langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Imam Budi Prasetyo.
Selama dua hari pelaksanaan program, para perangkat Desa Randusanga Wetan, kader Posyandu, serta perwakilan Karang Taruna dibekali materi teoritis sekaligus praktik langsung pembuatan strategi konten komunikasi publik berbasis ponsel cerdas.
Sebagai langkah konkret pembaruan informasi, kegiatan tersebut sukses menginisiasi pembuatan kanal komunikasi baru melalui akun Instagram resmi pemerintah desa yang dirancang agar lebih interaktif dan ramah warga.