Kabayan News Kabayan News
/home / berita / AA Bermitra dengan Cognita Reply...
BERITA

AA Bermitra dengan Cognita Reply Luncurkan ChatGPT Enterprise untuk 1.500 Karyawan

By Redaksi Kabayan News 3 min read 18 Agustus 2026
Automobile Association meluncurkan ChatGPT Enterprise untuk ribuan karyawan guna mendorong inovasi

Automobile Association meluncurkan ChatGPT Enterprise untuk ribuan karyawan guna mendorong inovasi

Automobile Association (AA), salah satu penyedia layanan bantuan darurat jalan raya dan otomotif terbesar di Inggris dengan lebih dari 14 juta anggota, kini telah memperluas penggunaan kecerdasan buatan generatif. Perusahaan tersebut resmi meluncurkan platform ChatGPT Enterprise kepada 1.500 karyawannya setelah sebelumnya sempat bereksperimen tanpa model adopsi yang koheren selama dua belas bulan.

Perubahan strategi ini terwujud berkat dukungan dari mitra OpenAI, Cognita Reply, yang merupakan sebuah perusahaan rintisan vertikal di bawah IT consultancy Reply Group. Karen Tew selaku Senior Manager di Cognita Reply memimpin perancangan struktur pelatihan di tempat kerja guna memastikan transisi teknologi berjalan mulus bagi seluruh pegawai.

Sebelum intervensi ini, penggunaan lisensi uji coba di dalam internal AA masih tergolong tidak merata, di mana departemen teknik sudah cukup maju sementara bagian lain belum pernah menyentuh kecerdasan buatan sama sekali. Karen Tew menjelaskan bahwa pendekatan pelatihan dirancang dengan filosofi agar tidak ada satu pun karyawan yang tertinggal dalam proses pembelajaran.

Melalui program pelatihan yang komprehensif, karyawan diajak untuk memahami batasan penggunaan teknologi serta mengeksplorasi pemanfaatan kecerdasan buatan yang relevan dengan pekerjaan sehari-hari mereka. Pendekatan ini diharapkan mampu mengatasi rasa takut sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang mendukung inovasi secara aman.

Strategi Pelatihan dan Sesi Hackathon Karyawan

Program pelatihan yang disediakan oleh Cognita Reply mencakup sesi bertema hackathon bagi setiap karyawan untuk mengidentifikasi pekerjaan repetitif yang selama ini menjadi hambatan atau hambatan kinerja. Sebelum sesi hackathon dimulai, para peserta diberikan pelatihan khusus mengenai GPT beserta materi bacaan awal untuk membangun tingkat pemahaman yang memadai.

Tingginya antusiasme staf membuat pihak penyelenggara harus menerapkan kriteria kualifikasi guna menyaring peserta serta memberikan umpan balik rinci mengenai proses bisnis yang ingin dibangun. Dalam sesi hackathon, pemahaman mendalam dan pengalaman staf di lapangan dikombinasikan secara langsung dengan penerapan teknologi.

Karen Tew menyarankan agar organisasi memulai langkah adopsi dengan menggunakan kasus penggunaan yang paling universal guna memotivasi seluruh elemen di dalam perusahaan. Selain itu, kolaborasi erat dengan fungsi kontrol seperti bagian Risiko dan Hukum serta tim Teknologi Informasi sangat diperlukan untuk memastikan kepatuhan dan keamanan pengguna.

Penerapan teknologi ini dinilai mampu memberikan manfaat psikologis yang besar dengan memberdayakan para pekerja yang sebelumnya tidak memiliki sarana untuk menyuarakan ide inovatif mereka. Karyawan kini dapat menghemat hingga sepuluh persen waktu kerja mereka dari tugas-tugas rutin yang bersifat generik.

Peningkatan Penggunaan dan Dampak Jangka Panjang

Keberhasilan program adopsi ini tercermin dari peningkatan penggunaan aktif di kalangan pemegang lisensi di AA yang melonjak dari 29 persen menjadi 63 persen antara bulan Desember 2025 hingga Maret 2026. Metrik pemantauan mencakup penggunaan kreatif, penggunaan berulang, serta fitur-fitur seperti GPT, Chats, Codex, hingga jumlah token yang dikonsumsi.

Kehadiran komunitas juara atau champions dalam pelatihan juga memegang peran krusial untuk menjaga keberlangsungan proses pembelajaran di tengah peluncuran model baru setiap empat hingga enam minggu sekali. Dukungan konsultasi langsung terus disediakan guna membantu para juara aktif mengatasi kendala teknis dengan cepat.

Direktur AI di AA, Ben Bradford, menyatakan bahwa pelatihan tidak dirancang untuk mengajarkan fungsi pekerjaan secara spesifik karena sifat alat yang sangat multifaset serta perbedaan tugas setiap individu. Fokus utama pelatihan adalah membekali seperangkat kapabilitas personal serta memberikan kebebasan dan rasa percaya diri bagi pegawai untuk bereksperimen.

Evaluasi berkala terhadap metrik penggunaan dan pelibatan berbagai departemen fungsional akan terus dilakukan guna memastikan bahwa seluruh tim di dalam organisasi tidak tertinggal dalam pemanfaatan teknologi masa depan.

__QUOTE__ ""Kami berkomitmen meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa," ujar Menteri Pendidikan."

Topics
teknologi kecerdasan buatan chatgpt inovasi perusahaan
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.