Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Akses Gemini di Rusia Terhenti, Trik...
BERITA

Akses Gemini di Rusia Terhenti, Trik VPN Pengguna Gagal Total

By Redaksi Kabayan News 2 min read 16 Agustus 2026
Ilustrasi layar ponsel menampilkan logo Google Gemini dengan latar belakang jaringan internet global

Ilustrasi layar ponsel menampilkan logo Google Gemini dengan latar belakang jaringan internet global

Layanan kecerdasan buatan Google Gemini mengalami gangguan akses bagi sebagian pengguna di Rusia meskipun telah menggunakan layanan Virtual Private Network atau VPN. Berdasarkan laporan dari situs pemantauan Downdetector dan media teknologi lokal Kod.ru, pemutusan akses ini terjadi bersamaan dengan peluncuran model kecerdasan buatan terbaru bernama Gemini 3.7 Flash pada pertengahan Agustus 2026.

Sebelumnya, platform Gemini sudah tidak dapat diakses secara langsung menggunakan alamat IP lokal di Rusia akibat pembatasan regional yang ketat. Namun, perluasan gangguan kali ini mencakup para pengguna yang berupaya menerobos pembatasan tersebut melalui jaringan terowongan VPN privat.

Berdasarkan analisis pakar teknologi yang dihimpun oleh Kod.ru, kendala teknis tersebut muncul akibat konfigurasi standar layanan VPN yang mengecualikan domain Google dari jalur enkripsi. "Banyak layanan VPN mengecualikan google.com dan beberapa layanan Google lain dari terowongan secara bawaan agar pencarian dan email berjalan lebih cepat," ungkap salah satu narasumber dalam laporan tersebut.

Konfigurasi pengecualian tersebut menyebabkan lalu lintas data langsung mengalir dari alamat IP asli pengguna di Rusia tanpa melalui enkripsi server luar negeri. Akibatnya, sistem keamanan Google mendeteksi lokasi geografis asli pengguna dan memblokir permintaan akses secara otomatis.

Selain masalah konfigurasi routing, algoritma pelacakan Google kini mengandalkan kombinasi sinyal perilaku serta data lokasi dari aplikasi Google Maps. Pengamatan dari analisis media Meduza menunjukkan bahwa koneksi berulang dari alamat server VPN yang sama membuat sistem Google mengasosiasikan server tersebut dengan yurisdiksi Rusia.

Hingga saat ini, pihak Google belum memberikan keterangan resmi terkait perluasan pembatasan akses yang berdampak pada pengguna di wilayah Rusia tersebut. Pengetatan sistem keamanan ini menunjukkan efektivitas algoritma deteksi lokasi dalam memblokir upaya akses lintas batas secara ilegal.

Topics
gemini rusia vpn google meduza artificial intelligence teknologi kod.ru
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.