Aksi unjuk rasa nasabah PD BKK Klaten diwarnai penolakan terhadap kehadiran Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat menemui massa aksi di depan Kompleks Pemerintahan Kabupaten Klaten pada hari Senin.
Ratusan peserta aksi yang memadati lokasi sejak pukul 10.00 WIB tersebut menyampaikan berbagai tuntutan terkait permasalahan yang mendera lembaga keuangan tersebut melalui sejumlah orasi bergantian.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBupati Hamenang yang hadir bersama Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko serta Kapolresta Klaten Kombes Pol Ari Cahya Nugraha berupaya membuka ruang dialog langsung untuk mendengarkan aspirasi warga secara terbuka.
Namun, upaya mediasi tersebut tidak berjalan mulus karena massa secara tegas menolak kehadiran kepala daerah dan memilih untuk fokus melanjutkan proses audiensi secara eksklusif dengan pihak DPRD Klaten.
Bupati Klaten Hormati Proses
Pemerintah Kabupaten Klaten tetap menghormati seluruh mekanisme penyampaian aspirasi yang ditempuh oleh para nasabah meskipun dialog langsung di lapangan sempat mengalami penolakan dari pihak pendemo.
Bupati Hamenang menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengikuti prosedur dan bersinergi bersama pimpinan serta anggota DPRD Klaten guna mengawal penyelesaian persoalan yang dihadapi para nasabah.
Penyelesaian permasalahan keuangan tersebut memerlukan tahapan dan proses yang cukup panjang sehingga tidak dapat diselesaikan secara instan dalam waktu singkat oleh pemerintah daerah.
Selain menuntut kejelasan nasib di PD BKK Klaten, massa aksi turut menyuarakan isu penting lainnya terkait penanganan sampah di TPA Troketon serta dugaan penyelewengan proyek pembangunan.