Tombol on off airbag penumpang pada beberapa kendaraan bermotor berfungsi untuk menonaktifkan fitur keselamatan tersebut agar tidak mengembang saat terjadi kecelakaan. Perkembangan airbag sendiri sudah dimulai sejak tahun 1950-an, pertama kali dipakai pada Oldsmobile Toronado 1973, dan menjadi standar di Amerika Serikat sejak tahun 1999.
National Highway Traffic Safety Administration menetapkan beberapa skenario khusus di mana menonaktifkan airbag penumpang menjadi pilihan yang lebih aman. Hal tersebut bergantung pada ukuran tubuh orang yang duduk di kursi depan serta kebutuhan meletakkan kursi bayi menghadap ke belakang akibat keterbatasan ruang.
Anak-anak, hewan peliharaan, serta orang dewasa berpostur kecil berisiko mengalami cedera serius atau bahkan kematian akibat hantaman kantong udara. Kerentanan inilah yang mendasari rekomendasi agar anak-anak di bawah usia 13 tahun selalu duduk di kursi bagian belakang mobil.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePabrikan otomotif umumnya menyematkan sensor pada jok agar airbag tidak mengembang ketika beban penumpang berada di bawah ambang batas tertentu. Apabila mobil tidak memiliki tombol khusus, pemilik kendaraan harus melalui proses persetujuan ketat dari otoritas terkait untuk menonaktifkannya secara permanen.
Cara Mudah Menemukan Tombol Menonaktifkan Airbag Penumpang
Pemilik kendaraan dapat memeriksa buku manual mobil untuk mengetahui letak tombol penonaktifan airbag penumpang atau menghubungi dealer resmi. Pada banyak model mobil konvensional, tombol pengatur tersebut terletak di panel samping dasbor sisi penumpang.
Akses menuju tombol tersebut biasanya memerlukan kunci kendaraan untuk memutar saklar, sementara sebagian model lain menggunakan tombol putar atau sistem tekan. Sejumlah mobil keluaran terbaru bahkan menyediakan tombol khusus di dasbor atau menu pengaturan pada layar instrumen digital.
Pengecualian khusus diberikan bagi orang tua yang anak-anaknya memerlukan pemantauan medis secara intensif selama perjalanan di kursi depan. Aturan pengecualian ini merujuk pada standar federal yang ditetapkan oleh para ahli medis dan National Crash Analysis Center sejak tahun 1997.
Pengendara yang sering membawa anak-anak atau hewan peliharaan di kursi depan sangat dianjurkan untuk mengenali letak saklar tersebut demi keamanan. Langkah antisipasi ini memastikan risiko cedera fatal akibat pengembangan kantong udara dapat dihindari secara optimal.