Mercedes bakal menghadapi ancaman serius dari McLaren jika tren kemenangan Lando Norris berlanjut ke GP Monza dan balapan berikutnya di ajang Formula 1 2026. Mantan pembalap Alex Brundle menilai peningkatan performa McLaren lewat paket upgrade terbaru patut diwaspadai oleh tim pabrikan asal Jerman tersebut.
"Anda harus akui, kita baru saja melewati rangkaian sirkuit yang tidak terlalu menguras energi seperti saat Mercedes mendominasi di Silverstone dan tampil sangat kuat di Spa," ujar Brundle kepada F1 TV.
"Akan sangat menarik melihat bagaimana performa McLaren ini berlanjut ke Monza. Jika kecepatannya masih sama di sana, maka saya rasa Mercedes punya masalah besar yang harus dihadapi," tambahnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebelumnya, Lando Norris sukses mengamankan kemenangan kedua beruntun pada musim 2026 di Sirkuit Zandvoort setelah finis dengan keunggulan 11,5 detik dari pembalap Mercedes Kimi Antonelli. Hasil tersebut diraih McLaren berkat tambahan komponen upgrade mobil yang mampu mengatasi balapan yang penuh kekacauan di GP Belanda.
Peluang Lando Norris dan Tantangan Seri Monza
Meskipun demikian, mantan pembalap F1 Jolyon Palmer berpendapat bahwa tim berbasis di Brackley tersebut belum perlu merasa panik menghadapi ancaman poin Norris. Mercedes diyakini sedang menyiapkan paket upgrade besar yang dijadwalkan meluncur pada Grand Prix Azerbaijan di Baku untuk merespons kebangkitan para rival.
"Mercedes sempat memukul balik di Kanada di mana mereka kembali menjauh dari jangkauan tim lain lewat paket upgrade tunggal yang besar. Jadi saya mendengar Baku akan menjadi kesempatan besar mereka untuk merespons," jelas Palmer.
Karakteristik unik Sirkuit Monza yang berkarakter kecepatan tinggi diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi peta kekuatan antara Mercedes dan McLaren. Karakter trek tersebut menjadi salah satu faktor penting yang menentukan apakah dominasi McLaren dapat dihentikan di sisa kalender balap musim ini.
Palmer menilai bahwa meskipun peluang juara dunia Lando Norris masih cukup berat, konsistensi penampilan sang pembalap patut diacungi jempol. Norris dinilai mampu memaksimalkan potensi mobil McLaren yang sempat tertinggal pada paruh awal musim Formula 1 2026.
"Bagi saya, Anda bisa menyebutnya sebagai pembalap terbaik musim ini. Ia telah menampilkan begitu banyak balapan papan atas dan kini memiliki mobil yang sebelumnya tidak ia miliki," ungkap Palmer mengenai performa impresif pembalap asal Inggris tersebut.
Di sisi lain, Mercedes tetap mengandalkan konsistensi yang ditunjukkan oleh Kimi Antonelli dan George Russell di setiap akhir pekan balapan. Performa stabil kedua pembalap tersebut menjadi benteng pertahanan utama bagi tim dalam menjaga posisi di papan atas klasemen konstruktor.
Persaingan ketat antara Mercedes dan McLaren dipastikan bakal semakin memanas menjelang seri-seri krusial di paruh kedua musim. Seluruh mata kini tertuju pada pengembangan teknis yang disiapkan masing-masing tim demi mengamankan hasil terbaik di sisa balapan F1 2026.