Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Anime Omniscient Readers Viewpoint...
BERITA

Anime Omniscient Readers Viewpoint Resmi Ditunda, Penggemar Harus Bersabar Lebih Lama

By Anisa Cahyati 2 min read 16 Agustus 2026
Ilustrasi anime Omniscient Readers Viewpoint dan Solo Leveling

Ilustrasi anime Omniscient Readers Viewpoint dan Solo Leveling

Adaptasi anime Omniscient Reader’s Viewpoint dikabarkan menghadapi penundaan besar dua tahun setelah pengumuman resminya di ajang Anime Expo 2024. Berdasarkan laporan dari situs web Com2uS, proyek serial animasi sangat diantisipasi ini dijadwalkan ulang ke tahun 2028, meskipun pihak distributor utama maupun mitra produksi belum memberikan konfirmasi resmi.

Serial populer ini pertama kali diumumkan pada 7 Juli 2024 di panel industri Crunchyroll di Los Angeles. Mengingat Aniplex dan Crunchyroll bertindak sebagai produsen utama, platform penyiaran untuk anime tersebut sudah ditentukan sejak awal, namun ketidakpastian jadwal rilis membuat para penggemar merasa kecewa.

Menurut pengamatan Kabayan News, penundaan ini memicu tanda tanya besar di kalangan komunitas pencinta manhwa global. Sebagaimana dilaporkan ComicBook, Omniscient Reader’s Viewpoint sering disandingkan dengan Solo Leveling sebagai salah satu karya Korea Selatan paling berpengaruh di kancah internasional.

Tokoh utama cerita ini, Kim Dokja, dikenal luas karena keunikan karakternya yang mendalami alur novel Three Ways to Survive in a Ruined World. Kisah bertahan hidup di dunia apokaliptik tersebut menawarkan daya tarik tersendiri yang mampu menyaingi popularitas Sung Jinwoo.

Di tengah penundaan penayangan anime tersebut, Ize Press mengadakan toko pop-up khusus di New York City yang menggabungkan kolaborasi antara Solo Leveling dan Omniscient Reader’s Viewpoint. Acara yang berlangsung dari 14 hingga akhir Agustus ini diselenggarakan bertepatan dengan perhelatan Anime NYC.

Topics
omniscient readers viewpoint solo leveling anime com2us crunchyroll manhwa
Jurnalis Gaya Hidup & Budaya

Anisa Cahyati adalah jurnalis yang mengabdikan dirinya pada dunia gaya hidup, musik, dan budaya. Ia percaya bahwa seni dan budaya adalah cermin masyarakat, dan melalui tulisannya ia ingin menghadirkan cerita-cerita inspiratif dari para musisi, seniman, dan pelaku budaya. Liputannya selalu segar, humanis, dan dekat dengan keseharian pembaca.