Proses transfer Bruno Guimaraes dari Newcastle United ke Arsenal diprediksi bakal segera berlanjut setelah proposal perdana kubu Meriam London resmi ditolak. Gelandang Timnas Brasil tersebut memang menjadi salah satu buruan utama manajer Mikel Arteta untuk memperkuat lini tengah skuadnya pada bursa transfer musim panas ini.
Berdasarkan laporan media Inggris, manajemen Newcastle United langsung menolak tawaran pembuka yang diajukan oleh Arsenal karena nilai penawarannya masih berada di bawah valuasi klub. The Magpies dikabarkan mematok harga minimal sebesar 80 juta poundsterling bagi klub mana pun yang serius ingin memboyong sang kapten.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeskipun tawaran awal ditolak mentah-mentah, kubu Emirates Stadium tidak lantas menyerah begitu saja dalam perburuan tanda tangan pemain berusia 28 tahun itu. Arsenal dilaporkan sedang mempersiapkan proposal lanjutan dengan nilai yang lebih kompetitif demi meyakinkan manajemen klub asal Tyneside tersebut.
Di sisi lain, Bruno Guimaraes sendiri dikabarkan menyambut baik ketertarikan dari klub London Utara tersebut dan berminat melanjutkan kariernya di ibu kota. Kendati demikian, ia tetap menunjukkan sikap profesional dengan tidak melakukan aksi protes ataupun mangkir dari agenda latihan pramusim klub.
Perubahan sikap Newcastle
Situasi internal Newcastle United saat ini dinilai jauh lebih cair menyusul mundurnya manajer Eddie Howe dari posisinya pada pekan lalu. Kedatangan pelatih anyar Matthias Jaissle membuat dinamika skuad mengalami perombakan total, membuka peluang bagi manajemen untuk mempertimbangkan tawaran besar.
Faktor finansial serta usia sang pemain juga menjadi pertimbangan penting bagi petinggi klub dalam menentukan langkah strategis selanjutnya di bursa transfer. Pada usia 28 tahun, nilai jual Guimaraes berada di titik puncaknya sehingga penjualan dengan harga tinggi dinilai masuk akal.
Kehilangan sosok pemain penting tentu bukan hal mudah bagi The Magpies, terutama setelah mereka sebelumnya sudah melepas beberapa pilar utama seperti Anthony Gordon dan Sandro Tonali. Namun, tekanan finansial dan keinginan kuat sang pemain bisa menjadi penentu akhir saga transfer ini.
Hingga kini, negosiasi lanjutan antara kedua klub masih terus berjalan intensif menjelang ditutupnya jendela transfer musim panas. Publik kini menanti apakah Arsenal mampu memenuhi permintaan harga tinggi yang diajukan oleh Newcastle demi mengamankan jasa sang gelandang.