Arsenal membuat langkah mengejutkan pada bursa transfer dengan menawarkan pemain muda andalan Myles Lewis-Skelly kepada rival Liga Inggris, yaitu Chelsea dan Manchester United. Klub London Utara tersebut berupaya mengumpulkan dana segar setelah melakukan investasi besar di lini tengah, tetapi kedua klub peminat memberikan respons di luar dugaan terhadap pemain berusia sembilan belas tahun tersebut.
Berdasarkan laporan The Telegraph, perantara klub mendekati Chelsea dan Manchester United untuk menawarkan jasa Myles Lewis-Skelly dengan mahar sekitar 45 juta poundsterling. Kendati demikian, Chelsea memilih mengalihkan sumber daya mereka kepada Pep Chavarria dari Rayo Vallecano, sementara Manchester United secara tegas menolak tawaran tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKeputusan Arsenal menawarkan sang pemain muda kepada rival memunculkan tanda tanya besar karena manajer Mikel Arteta sebelumnya memberikan pujian tinggi atas perkembangan sang pemain. Menurut analisis Kabayan News, langkah ini mengindikasikan strategi finansial ketat klub dalam menyeimbangkan neraca keuangan di tengah persaingan ketat Liga Inggris.
Pelatih Mikel Arteta pernah memuji karakter dan performa gemilang sang pemain belia pada akhir musim lalu. "Saya bersikap tegas padanya, namun ia menjalani musim luar biasa setelah menembus tim utama," ujar Arteta mengutip laporan Goal.
Terlepas dari rumor kepindahan berkembang luas, sang pemain menunjukkan komitmen kuat bertahan di Stadion Emirates dan menembus skuad utama asuhan Mikel Arteta. Pengamatan Kabayan News menunjukkan bahwa lulusan akademi Hale End ini memiliki ambisi besar membangun warisan prestasi gemilang bersama klub Meriam London.
Penolakan Manchester United didasari strategi perekrutan di bawah Michael Carrick yang mengincar bek kiri lain seperti Lewis Hall dari Newcastle United untuk mengatasi masalah kebugaran Luke Shaw. Sementara itu, Chelsea tetap melanjutkan perombakan skuad di bawah direksi olahraga mereka dengan mencari profil pemain berbeda untuk memperkuat lini belakang.