Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Acast Akuisisi Backyard Ventures...
INTERNASIONAL

Acast Akuisisi Backyard Ventures Seharga 20 Juta Dolar AS

By Dewi Lestari • 2 min read • 12 Agustus 2026
Ilustrasi akuisisi Acast dan Backyard Ventures di industri podcast

Ilustrasi akuisisi Acast dan Backyard Ventures di industri podcast

Acast mengakuisisi jaringan kreator asal Amerika Serikat Backyard Ventures senilai 20 juta dolar AS guna memperkokoh dominasi mereka di industri periklanan podcast global. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, aksi korporasi ini mencakup pembayaran tunai sebesar 16 juta dolar AS serta 4 juta dolar AS dalam bentuk saham Acast.

Berdasarkan laporan BusinessCloud, Backyard Ventures membawahi lebih dari 200 kreator populer termasuk Piers Morgan's Uncensored dan The Daily Stoic karya Ryan Holiday. Jaringan berbasis di Austin, Texas tersebut mampu menghasilkan jutaan pendengar bulanan serta ratusan juta penayangan video di berbagai platform digital.

CEO Acast Greg Glenday menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan pencapaian penting bagi perusahaan dalam memperluas ekosistem monetisasi kreator lintas kanal. "Backyard Ventures mengkurasi salah satu daftar kreator terkuat di Amerika Serikat bersama tim spesialis penjualan iklan audio, video, dan sosial," ujarnya.

Sementara itu, pendiri sekaligus CEO Backyard Ventures Matt Cisneros menyambut baik penggabungan usaha ini karena memberikan infrastruktur global lebih luas bagi para kreator. "Acast adalah rumah ideal bagi bisnis kami karena memiliki budaya berorientasi pada kreator serta visi masa depan yang sejalan," ungkapnya.

Melalui integrasi ini, seluruh tim Backyard Ventures akan tetap bergabung dengan operasional Acast di Austin sementara merek lamanya secara bertahap dipensiunkan.

Topics
acast backyard ventures akuisisi podcast bisnis piers morgan amerika serikat
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.