Band rock multi-platinum dan peraih nominasi Grammy, FUEL, melanjutkan persiapan perilisan album studio ketujuh mereka yang bertajuk Pendulum dengan meluncurkan singel kedua berjudul Pull Me In. Dirilis menjelang peluncuran album pada 30 Oktober mendatang, lagu yang sarat emosi ini menampilkan sisi yang lebih rentan dari band, sekaligus tetap menghadirkan melodi megah dan tata suara gitar yang kuat.
Dibangun di atas karya penulisan lagu dari Carl Bell dan vokal vokal kuat dari Aaron Scott, Pull Me In mengeksplorasi ketegangan antara rasa duka dan harapan. Lagu ini menggambarkan kerinduan untuk terhubung kembali dengan kenangan, orang-orang, dan momen-momen yang pernah menemani melewati masa-masa sulit kehidupan.
Vokalis Aaron Scott mengungkapkan kesan mendalamnya terhadap lagu tersebut dalam sebuah pernyataan. "Lagu ini menghantam saya seperti ribuan batu bata saat pertama kali mendengarnya," ujar Aaron Scott, menambahkan bahwa lagu ini menyeimbangkan rasa duka dengan panggilan untuk menyelamatkan diri dari tantangan masa kini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSingel ini menjadi pratinjau yang menarik dari album Pendulum, sekaligus menunjukkan chemistry kreatif yang terus berkembang sejak Scott bergabung dengan band pada tahun 2022 setelah tampil memukau di acara televisi The Voice.
Perjalanan Kreatif dan Formasi Terbaru Band FUEL
Kehadiran Aaron Scott sejak bergabung pada tahun 2022 telah memberikan warna baru dan energi kolaboratif yang membentuk babak baru perjalanan musik FUEL. Ia tidak hanya menyumbangkan vokal khasnya, tetapi juga memperkuat dinamika di dalam band.
Chemistry baru ini telah menghidupkan kembali semangat gitaris pendiri sekaligus penulis lagu Carl Bell, drumer lama Kevin Miller, gitaris Mark Klotz, dan bassis Tommy Nat. Kolaborasi mereka menjanjikan salah satu rekor album paling dinamis sepanjang sejarah band.
Sejak bermunculan di kancah musik akhir 1990-an dengan gaya rock melodi yang kuat, FUEL telah menjelma menjadi salah satu band rock modern paling berpengaruh. Album debut bersertifikat platinum mereka, Sunburn, memperkenalkan berbagai hit abadi seperti Shimmer dan Bittersweet.
Album kedua mereka yang meraih double-platinum, Something Like Human, melejitkan nama band ke panggung arena berkat lagu Hemorrhage (In My Hands). Lagu tersebut bahkan menduduki posisi puncak tangga lagu radio rock selama 13 minggu berturut-turut.
Warisan Musik dan Jadwal Tur Musim Gugur FUEL
Sepanjang karier yang merentang lebih dari 25 tahun, FUEL telah mengumpulkan berbagai sertifikasi platinum, nominasi Grammy, serta melahirkan lagu-lagu andalan radio rock seperti Falls On Me, Bad Day, dan Won't Back Down.
Album terbaru mereka, Pendulum, menjadi wujud penghormatan band terhadap warisan musik yang telah dibangun tanpa harus berhenti berinovasi di tempat. Musik mereka terus bergema melintasi berbagai generasi pendengar setia.
Selain merilis karya baru, FUEL juga disibukkan dengan jadwal tur konser sepanjang musim panas dan musim gugur di berbagai kota. Rangkaian tur ini mencakup penampilan utama, festival, hingga pertunjukan intim di Silver Lining Lounge, New York City, pada 9 September.
Konser eksklusif tersebut akan memberikan kesempatan langka bagi para penggemar untuk menikmati penampilan jarak dekat dengan band sesaat sebelum album baru mereka resmi dirilis ke publik.