Kabayan News Kabayan News
/home / nasional / Kim Thayil Ungkap Kebenaran Scene...
NASIONAL

Kim Thayil Ungkap Kebenaran Scene Musik Rock Seattle Tahun 1990an Lewat Memoar Baru

By Redaksi Kabayan News 3 min read 16 Agustus 2026
Kim Thayil dalam acara peluncuran buku memoar terbarunya di Seattle

Kim Thayil dalam acara peluncuran buku memoar terbarunya di Seattle

Gitaris utama dan pendiri bersama Soundgarden, Kim Thayil, secara resmi meluncurkan memoar terbarunya yang berjudul "A Screaming Life: Into The Superunknown With Soundgarden And Beyond". Peluncuran buku ini ditandai dengan perbincangan bersama basis Nirvana, Krist Novoselic, di Elliott Bay Book Company, Seattle, Washington.

Dalam diskusi tersebut, Thayil membahas persepsi keliru publik terkait penggunaan heroin yang sempat menimpa kancah musik grunge Seattle sejak pertengahan 1980an, yang turut merenggut nyawa sejumlah bintang besar seperti Kurt Cobain dan Layne Staley.

Thayil menegaskan dalam buku dan wawancaranya bahwa band-band pada masa itu tidak menganut atau memperkuat budaya penggunaan obat-obatan terlarang. "Bahwa tidak satupun dari band-band ini memiliki budaya narkoba dan scene tersebut tidak memiliki budaya narkoba," ujar Kim Thayil dalam acara tersebut.

Ia menambahkan bahwa keputusan individu terkait petualangan atau risiko hidup merupakan pilihan pribadi masing-masing personel, dan sama sekali tidak merepresentasikan kelompok atau band secara keseluruhan.

Latar Belakang dan Tantangan Memahami Scene Grunge

Thayil menjelaskan betapa sulitnya bagi orang luar dan media untuk memahami bahwa tragedi yang menimpa rekan-rekan mereka adalah musibah individual, bukan cerminan dari gaya hidup kolektif band-band Seattle. Ia sering kali harus menjelaskan hal ini kepada keluarga, teman, dan label rekaman.

Kematian tragis dari tokoh-tokoh penting seperti Andrew Wood dan Kurt Cobain sering disalahartikan seolah-olah masyarakat dan scene musik Seattle merestui atau mendukung pilihan berisiko tersebut, sebuah pandangan yang sangat ingin diluruskan oleh Thayil.

Memoar "A Screaming Life" diterbitkan pada 9 Juni 2026 melalui imprint HarperCollins, William Morrow. Buku ini memberikan pandangan mendalam mengenai perjalanan karier Thayil bersama Soundgarden serta dinamika di balik layar industri musik rock.

Selain peluncuran buku, Soundgarden saat ini juga tengah menggarap album berisi rekaman-rekaman lama yang belum pernah dirilis bersama mendiang vokalis Chris Cornell sebelum kematiannya pada tahun 2017.

Perkembangan Terbaru dan Penghargaan Rock Hall

Proyek album baru Soundgarden dikerjakan oleh para personel yang tersisa—Kim Thayil, drummer Matt Cameron, dan basis Ben Shepherd—bersama produser ternama Terry Date yang sebelumnya menangani album sukses Soundgarden di masa lalu.

Pada November 2025, Soundgarden secara resmi dilantik ke dalam Rock And Roll Hall Of Fame untuk kelas 2025 dalam kategori Performer, setelah beberapa kali masuk dalam daftar nominasi sejak tahun 2020.

Pelantikan tersebut mencakup para anggota utama seperti Thayil, Cameron, Cornell, Shepherd, serta mantan basis asli Hiro Yamamoto yang tampil dalam formasi awal band pada periode 1984 hingga 1989.

Para anggota Soundgarden yang masih hidup sempat tampil dalam acara pelantikan tersebut dengan menghadirkan sejumlah musisi tamu terkemuka seperti Taylor Momsen, Brandi Carlile, Mike McCready, dan Jerry Cantrell untuk membawakan karya-karya legendaris mereka.

Topics
musik rock soundgarden kim thayil seattle
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.