Klub raksasa Liga Inggris Arsenal harus menghadapi kenyataan pahit di bursa transfer musim panas setelah gagal mengamankan sejumlah target utama mereka di lini depan.
Sebagaimana diwartakan oleh media The Independent, pelatih Mikel Arteta sebelumnya telah menegaskan pentingnya langkah ambisius bagi klub jika ingin bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa usai kekalahan di final Liga Champions.
"Kami harus mulai membuat beberapa keputusan yang sangat penting jika ingin mencapai level berikutnya," ujar Arteta dalam keterangannya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeskipun berhasil memperkuat lini belakang dan mendatangkan gelandang berkualitas, kegagalan mendapatkan penyerang sayap kiri top dunia seperti Vinicius Junior dan Julian Alvarez meninggalkan lubang besar di skuad Meriam London.
Situasi tersebut kini menyoroti kinerja direktur olahraga Andrea Berta yang pendekatan transfernya menuai beragam kritik dari berbagai pihak di dalam klub.
Sebagian pihak dalam klub menilai bahwa pendekatan transfer yang terlalu lambat membuat Arsenal harus kehilangan kesempatan emas mengamankan target potensial, termasuk kalah bersaing dengan klub rival seperti Chelsea.
Kendati demikian, lini pertahanan Arsenal tetap dinilai sebagai salah satu yang terbaik di dunia saat ini berkat kedatangan pemain bertahan baru yang solid dan fleksibilitas lini tengah.
Menanggapi krisis di lini serang, Mikel Arteta kini terpaksa mengandalkan solusi internal dengan merotasi posisi sejumlah pemain seperti Eberechi Eze dan Bukayo Saka untuk mengisi kekosongan peran di sektor sayap.
"Arteta harus kreatif dengan solusi taktisnya untuk mengatasi kegagalan merekrut pemain sayap kiri elit musim ini," tulis laporan media olahraga tersebut.
Manajemen klub dilaporkan berencana kembali aktif pada bursa transfer Januari mendatang guna mencari tambahan amunisi baru demi menjaga peluang juara Arsenal sepanjang musim.