Ban mobil baru membutuhkan perawatan ekstra agar usianya tahan lama dan tidak cepat mengalami keausan dini akibat kebiasaan berkendara yang salah. Banyak pengemudi tanpa sadar melakukan kesalahan fatal mulai dari salah memilih ukuran, mengabaikan tekanan angin, hingga malas melakukan rotasi rutin.
Salah satu kesalahan paling sering terjadi adalah membiarkan ban dalam kondisi kurang atau kelebihan tekanan angin tanpa rutin mengeceknya memakai alat pengukur. Tekanan angin yang tidak sesuai standar pabrikan berpotensi memicu kerusakan internal pada ban serta meningkatkan risiko terjadinya pecah ban saat berkendara.
Selain itu, kebiasaan mengemudi secara agresif pada ban baru juga sangat dihindari karena lapisan pelumas dari pabrik masih menempel dan mengurangi daya cengkeram. Pengemudi disarankan membawa kendaraan secara lebih halus selama jarak tempuh 500 mil pertama agar kompon ban dapat beradaptasi dengan sempurna.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKelalaian dalam melakukan rotasi ban secara berkala setiap 5.000 hingga 8.000 mil turut menjadi pemicu utama keausan tapak ban menjadi tidak merata. Pemilik kendaraan diimbau untuk selalu disiplin melakukan perawatan komponen kaki-kaki mobil demi keselamatan berkendara di jalan raya.
Kesalahan Fatal Saat Memasang dan Menyimpan Ban
Kesalahan pemasangan seperti mengabaikan arah rotasi ban atau arah alur telapak ban dapat berakibat fatal pada penurunan tingkat traksi kendaraan. Sejumlah ban modern menggunakan desain asimetris atau searah, sehingga posisi bagian luar dan dalam tidak boleh sampai tertukar saat dipasang ke pelek.
Penggunaan produk pengilap ban berbahan pelarut kimia keras juga harus diwaspadai karena kandungan zat tersebut dapat merusak struktur karet dalam jangka panjang. Pengemudi dianjurkan membaca kandungan bahan pada produk perawatan ban sebelum mengaplikasikannya ke permukaan ban kesayangan.
Kesalahan penanganan lain yang sering diremehkan adalah cara penyimpanan ban cadangan atau ban musim dingin di tempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung. Ban yang tidak terpasang di pelek wajib disimpan secara berdampingan di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik agar tidak mudah mengalami keretakan.
Terakhir, hindari penggunaan cairan penambal darurat secara permanen karena pabrikan ban tidak merekomendasikannya sebagai solusi jangka panjang. Segera bawa kendaraan ke bengkel resmi jika mendapati kebocoran parah atau tusukan pada bagian dinding ban demi mencegah kecelakaan fatal.