Ketakutan akan salah mengartikan menu makanan atau kesulitan meminta petunjuk arah sering kali menghalangi seseorang untuk bepergian ke luar negeri. Beruntung, sejumlah destinasi di berbagai belahan dunia telah mengintegrasikan bahasa Inggris secara mendalam ke dalam kehidupan sehari-hari sehingga pelancong dapat merasa nyaman tanpa harus khawatir.
Berdasarkan indeks kemahiran bahasa global, beberapa negara mencatatkan skor sangat tinggi dalam penguasaan bahasa Inggris berkat sistem pendidikan yang kuat dan sektor pariwisata internasional. Belanda, misalnya, menduduki peringkat teratas dunia dengan skor kemahiran mencapai 624 poin menurut EF English Proficiency Index.
Selain Belanda, kawasan Nordik seperti Denmark, Norwegia, dan Sweden juga menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua yang sangat alami bagi warganya. Bahkan, sekitar 90 persen penduduk Norwegia fasih berbahasa Inggris, sementara Singapura telah diklasifikasikan sebagai negara penutur bahasa Inggris asli.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDestinasi lainnya seperti Portugal, Malta, Kosta Rika, dan Afrika Selatan turut menawarkan kemudahan serupa bagi pelancong internasional. Dengan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi atau penunjang utama, para wisatawan dapat menikmati liburan impian mereka tanpa rasa cemas berlebihan.
Belanda dan Singapura Destinasi Paling Ramah Bahasa Inggris
Belanda secara konsisten menduduki posisi puncak sebagai negara non-penutur asli dengan kefasihan bahasa Inggris terbaik di dunia. Sistem pendidikan di Belanda mengenalkan bahasa Inggris sejak dini, didukung oleh media lokal yang tidak melakukan sulih suara pada program berbahasa asing.
Di kawasan Asia, Singapura menghilangkan segala keraguan wisatawan yang khawatir menjelajahi wilayah timur akibat kendala komunikasi. Tingkat kemahiran bahasa Inggris di Singapura kini sangat tinggi hingga dikategorikan sebagai negara penutur asli dalam indeks global.
Malta dan Afrika Selatan juga menawarkan keunggulan serupa karena bahasa Inggris berstatus sebagai bahasa resmi di kedua negara tersebut. Hal ini membuat rambu lalu lintas, papan petunjuk, hingga layanan perhotelan sangat mudah dipahami oleh wisatawan asing.
Kosta Rika dan Portugal melengkapi daftar destinasi ramah pelancong ini dengan industri pariwisata yang sangat terbiasa menyambut turis internasional berbahasa Inggris. Kunjungan ke destinasi-destinasi ini memastikan liburan berjalan lancar tanpa hambatan komunikasi yang berarti.