Daftar lengkap kabupaten dan kota di Jawa Tengah menjadi informasi penting untuk memahami pembagian wilayah administratif di provinsi yang dipimpin oleh Gubernur Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen ini. Secara administratif, provinsi tersebut terbagi menjadi 35 wilayah yang terdiri dari 29 kabupaten dan 6 kota dengan pusat pemerintahan berada di Kota Semarang.
Berdasarkan data terbaru hingga tahun 2026, wilayah di Jawa Tengah memiliki karakteristik yang beragam, mulai dari luas wilayah, jumlah penduduk, hingga jumlah kecamatan dan kelurahan di masing-masing daerah. Kabupaten Cilacap tercatat sebagai salah satu daerah dengan luas wilayah yang signifikan, sementara kota-kota besar seperti Semarang dan Surakarta memiliki kepadatan penduduk lebih tinggi.
Penting untuk dicatat bahwa pembagian wilayah ini telah mengalami pemutakhiran sesuai dengan regulasi terbaru, termasuk Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025. Perubahan administratif ini mencakup pembaruan kode wilayah untuk memastikan tertib administrasi di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerikut adalah rincian kabupaten dan kota di Jawa Tengah beserta ibu kota masing-masing: Banjarnegara (Banjarnegara), Banyumas (Purwokerto), Batang (Batang), Blora (Blora), Boyolali (Boyolali), Brebes (Brebes), Cilacap (Cilacap), Demak (Demak), Grobogan (Purwodadi), Jepara (Jepara), Karanganyar (Karanganyar), Kebumen (Kebumen), Kendal (Kendal), Klaten (Klaten), Kudus (Kudus), Magelang (Mungkid), Pati (Pati), Pekalongan (Kajen), Pemalang (Pemalang), Purbalingga (Purbalingga), Purworejo (Purworejo), Rembang (Rembang), Kabupaten Semarang (Ungaran), Sragen (Sragen), Sukoharjo (Sukoharjo), Tegal (Slawi), Temanggung (Temanggung), Wonogiri (Wonogiri), dan Wonosobo (Wonosobo).
Sejarah Perubahan Ibu Kota Kabupaten
Selain kabupaten, Jawa Tengah memiliki 6 kota administratif yaitu Kota Magelang, Kota Pekalongan, Kota Salatiga, Kota Semarang, Kota Surakarta, dan Kota Tegal. Setiap kota ini menjalankan pemerintahan sendiri yang dipimpin oleh wali kota, terpisah dari kabupaten di sekitarnya.
Data mengenai pembagian wilayah ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat maupun instansi terkait dalam mengakses informasi mengenai geografi dan pemerintahan di Jawa Tengah. Informasi ini juga menjadi referensi dasar bagi berbagai kebijakan pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.
Sejarah administrasi di Jawa Tengah mencatat beberapa perubahan penting terkait lokasi ibu kota pada beberapa kabupaten yang ada saat ini. Pemindahan pusat pemerintahan dilakukan untuk mengoptimalkan pelayanan publik dan pengembangan wilayah agar lebih merata bagi masyarakat di daerah tersebut.
Terdapat tiga kabupaten yang mengalami perubahan ibu kota administratif dibandingkan dengan catatan di masa lalu. Kabupaten Magelang yang kini berpusat di Mungkid, sebelumnya memiliki ibu kota di Kota Magelang.
Hal serupa juga terjadi pada Kabupaten Pekalongan yang pusat pemerintahannya kini berada di Kajen, serta Kabupaten Tegal yang ibu kotanya kini berpusat di Slawi, setelah sebelumnya beribukota di Kota Tegal.
Perubahan-perubahan ini merupakan bagian dari dinamika pengembangan tata kelola pemerintahan daerah agar lebih efisien dan efektif. Seluruh data wilayah ini terus diperbarui sesuai dengan ketetapan pemerintah pusat untuk menjamin akurasi data administrasi di seluruh provinsi.