Alfabet adalah sebuah sistem tulisan yang berdasarkan lambang fonem vokal dan konsonan dalam aktivitas komunikasi tertulis. Berdasarkan analisis tim redaksi, penamaan kata tersebut diambil dari bahasa Yunani yang merujuk pada dua huruf pertama mereka yaitu alfa dan beta, serta memiliki perbedaan mendasar dengan abjad maupun abugida.
Dalam praktiknya, suatu fonem yang tidak terkandung secara khusus dalam suatu alfabet dapat disiasati dengan menggunakan dwihuruf atau tambahan tanda diakritik. Sebagaimana dilaporkan dari berbagai catatan linguistik, contoh penerapan ini dapat dilihat pada penggunaan dwihuruf /ng/ dalam bahasa Indonesia atau huruf N dengan tanda tilda dalam bahasa Spanyol untuk melambangkan bunyi konsonan tertentu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip laporan sejarah kebudayaan, kemunculan sistem penulisan ini melibatkan dua pencapaian penting di sepanjang pantai timur Mediterania antara tahun 1700 hingga 1500 SM melalui penemuan huruf konsonan Semit Utara oleh bangsa Fenisia. Perkembangan tersebut kemudian disempurnakan oleh orang Yunani pada kisaran tahun 800 hingga 700 SM dengan menambahkan karakter khusus untuk mewakili huruf vokal yang menjadi dasar alfabet modern.