Polemik dugaan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali memanas setelah Dokter Tifa melontarkan klaim baru terkait penelusuran dokumen.
Tersangka kasus pencemaran nama baik tersebut mengaku telah melakukan pengkajian selama sekitar 450 hari terhadap berbagai dokumen autentik.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam kajiannya ia menyoroti karakteristik visual seperti kumis, kacamata, bentuk rahang, dan jarak mata dalam buku alumni.
Berdasarkan analisis visual sementara itu ia menduga terdapat dua sosok berbeda yang memicu perlunya investigasi lanjutan.
Rencana Penelusuran Data Pendidikan dan Jalur Hukum
Untuk menguji hipotesis tersebut timnya berencana menelusuri data pendidikan di SMA Negeri 6 Yogyakarta dan data penerimaan mahasiswa UGM tahun 1980.
Ia mempertanyakan perbedaan informasi mengenai asal sekolah menengah atas yang tercatat dalam dokumen yang dikajinya.
Hingga saat ini proses hukum terkait polemik tersebut masih terus berjalan dan menjadi perhatian publik luas.
Sidang perdana permohonan praperadilan yang diajukannya dijadwalkan akan berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.