Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Jaksa Paris Usut Dugaan Perundungan...
BERITA

Jaksa Paris Usut Dugaan Perundungan di Kantor Perdana Menteri

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 3 Agustus 2026
Kantor Perdana Menteri Prancis di Paris yang diusut terkait dugaan perundungan

Kantor Perdana Menteri Prancis di Paris yang diusut terkait dugaan perundungan

Jaksa penuntut umum Paris membuka penyelidikan awal terkait dugaan perundungan di tempat kerja setelah seorang staf departemen pemerintah melakukan percobaan bunuh diri. Kasus ini mencuat ke publik usai laporan dari stasiun radio France Inter yang menyoroti masalah kesehatan mental di lingkungan birokrasi.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa dua pekerja pemerintah meninggal dunia akibat bunuh diri dalam setahun terakhir, sementara dua lainnya melakukan percobaan bunuh diri. Pengaduan resmi atas dugaan perundungan institusional telah diajukan oleh perwakilan staf kepada pihak kejaksaan pada bulan Juni lalu.

Pengacara korban, Christelle Mazza, menyatakan bahwa kliennya mengalami pengucilan ekstrem di lingkungan kerja seperti tidak diundang rapat dan dikeluarkan dari daftar staf. Tekanan kerja tersebut juga diperparah oleh ketidakstabilan politik akibat pergantian pemerintahan di Prancis dalam beberapa tahun terakhir.

Pihak kantor Perdana Menteri Prancis menyatakan keprihatinan mendalam serta berkomitmen untuk memprioritaskan kesejahteraan psikologis para pegawainya. Audit khusus mengenai kesehatan mental dan lingkungan kerja kini tengah dilakukan untuk mengusut tuntas masalah internal tersebut.

Jaksa penuntut umum Paris membuka penyelidikan awal terkait dugaan perundungan di tempat kerja setelah seorang staf departemen pemerintah melakukan percobaan bunuh diri. Kasus ini mencuat ke publik usai laporan dari stasiun radio France Inter yang menyoroti masalah kesehatan mental di lingkungan birokrasi.

Prancis

Laporan tersebut menyebutkan bahwa dua pekerja pemerintah meninggal dunia akibat bunuh diri dalam setahun terakhir, sementara dua lainnya melakukan percobaan bunuh diri. Pengaduan resmi atas dugaan perundungan institusional telah diajukan oleh perwakilan staf kepada pihak kejaksaan pada bulan Juni lalu.

Pengacara korban, Christelle Mazza, menyatakan bahwa kliennya mengalami pengucilan ekstrem di lingkungan kerja seperti tidak diundang rapat dan dikeluarkan dari daftar staf. Tekanan kerja tersebut juga diperparah oleh ketidakstabilan politik akibat pergantian pemerintahan di Prancis dalam beberapa tahun terakhir.

Pihak kantor Perdana Menteri Prancis menyatakan keprihatinan mendalam serta berkomitmen untuk memprioritaskan kesejahteraan psikologis para pegawainya. Audit khusus mengenai kesehatan mental dan lingkungan kerja kini tengah dilakukan untuk mengusut tuntas masalah internal tersebut.

Topics
paris prancis perundungan pemerintah bunuh diri hukum eropa
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.