Sebagaimana diwartakan oleh media setempat, panggung La Vuelta a Espana akan menyajikan pertarungan sengit yang menjanjikan aksi menegangkan bagi para penikmat balap sepeda dunia. Setelah sehari sebelumnya para kandidat juara memilih bermain aman dan memberikan panggung kepada pebalap lain, kini para unggulan klasemen umum diprediksi bakal saling "sikut" di jalur pendakian.
Berdasarkan laporan media olahraga, rute hari ini menyajikan lintasan pendek namun sangat eksplosif sejauh 155 kilometer yang dimulai dari Jaen menuju finis menantang di Sierra de la Pandera. Rute ekstrem ini mencakup tiga tanjakan berat di 60 kilometer terakhir, termasuk Puerto de los Villares, Puerto de Locubin, dan puncaknya di Sierra de la Pandera setinggi 1.872 meter.
Menanggapi tantangan tersebut, pemimpin klasemen sementara Enric Mas menegaskan kesiapannya untuk meladeni perlawanan para rival beratnya di jalur pendakian ekstrem itu. Pebalap asal Spanyol dari tim Movistar ini bertekad mempertahankan keunggulannya sekaligus memperlebar jarak dari para pesaing terdekatnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip pernyataan Enric Mas dalam sesi wawancara, dirinya siap memberikan perlawanan maksimal setelah berkaca pada pengalaman tahun 2022 di lokasi yang sama. "Saya telah menyerang di empat dari lima finis tanjakan terakhir dan akan berusaha tampil tenang demi menambah keunggulan waktu di La Pandera," ujarnya sebagaimana dikutip dari laporan.
Ujian berat menanti para pebalap karena selain kontur tanjakan yang terjal dengan kemiringan rata-rata hingga 7,2 persen, faktor cuaca panas juga diprediksi akan menjadi tantangan tersendiri. Sedikit saja kesalahan di tanjakan ikonik ini bisa membuat para pebalap unggulan harus mengucapkan selamat tinggal pada impian meraih gelar juara umum.