Episode final serial televisi drama Amerika Six Feet Under yang berjudul Everyone's Waiting sukses mencuri perhatian penonton sejak pertama kali mengudara di HBO pada 21 Agustus 2005. Ditulis dan disutradarai langsung oleh sang kreator Alan Ball, episode keduabelas dari musim kelima ini mendapat sambutan luar biasa dari para kritikus dan penonton global.
Menurut analisis awak media, keunikan dari penutup kisah keluarga Fisher terletak pada cara penceritaan yang tidak biasa karena dimulai dari sebuah kelahiran alih-alih kematian. Willa Fisher Chenowith lahir secara prematur, sementara Brenda bergelut dengan berbagai ketakutan internal mengenai kondisi kesehatan buah hatinya tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagaimana dilaporkan dalam catatan penayangan serial ini, Claire memutuskan pindah ke New York untuk memulai babak baru dalam karier fotografinya setelah mendapat dukungan penuh dari ibunya. Ruth juga mengalami berbagai dinamika emosional termasuk keputusannya untuk tinggal bersama sang sahabat Betina demi menata kembali hidupnya.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, puncak emosional dari episode final ini terletak pada montase adegan masa depan atau flash-forward yang diiringi lagu Breathe Me dari Sia. Montase tersebut memperlihatkan akhir hayat dari setiap karakter utama secara bergantian hingga ditutup oleh kematian Claire pada usia 101 tahun pada tahun 2085.
Mengutip laporan dari berbagai media hiburan internasional, episode final ini meraih lima nominasi Primetime Emmy Award serta memenangkan kategori Outstanding Prosthetic Makeup. Berbagai publikasi ternama juga menempatkan episode ini dalam daftar episode televisi terbaik sepanjang masa karena mampu merangkum makna hidup dan mati secara sempurna.