Berdasarkan laporan dari media Diario de Pernambuco, Instituto Brasileiro de Geografia e Estatistika merilis data terbaru yang menunjukkan populasi Brasil telah mencapai 214,2 juta jiwa pada tahun 2026. Meskipun jumlah penduduk secara keseluruhan masih menunjukkan angka kenaikan, studi tersebut mencatat adanya tren perlambatan pertumbuhan yang signifikan dari tahun ke tahun.
Sebagaimana diwartakan dalam laporan tersebut, tingkat pertumbuhan populasi tercatat berada di angka 0,37 persen, sedikit menurun dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 0,39 persen. Perlambatan laju pertumbuhan ini dinilai membawa dampak besar terhadap struktur sosial dan ekonomi negara terbesar di Amerika Latin tersebut.
Para ahli memperingatkan bahwa fenomena penurunan laju pertumbuhan ini dapat mempercepat proses penuaan populasi secara nasional. Kondisi ini juga dikhawatirkan mengurangi proporsi penduduk yang berada dalam usia produktif, sehingga berpotensi mengancam keberlanjutan sistem jaminan sosial serta memberikan tekanan lebih besar pada sektor kesehatan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDari segi geografis, data menunjukkan variasi pertumbuhan yang cukup mencolok di berbagai wilayah. Wilayah seperti Roraima, Santa Catarina, dan Mato Grosso mencatatkan pertumbuhan tertinggi di atas satu persen, sementara Rio de Janeiro, Alagoas, dan Rio Grande do Sul justru mencatat laju pertumbuhan paling lambat di antara negara bagian lainnya.