Berdasarkan laporan media Tribun Jateng, PT Ekamas Mora Republik menyatakan kesiapan penuh untuk bertanggung jawab kepada warga yang mengalami kecelakaan akibat proyek galian fiber optik di Kabupaten Blora. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh pihak manajemen dalam Forum Pembahasan Penggalian Fiber Optik di Kantor Dinrumkimhub Kabupaten Blora.
Manajer Operasional Jateng-DIY PT Ekamas Mora Republik, Sholihun, menyatakan bahwa pihak perusahaan akan segera mendatangi kediaman para korban untuk bersilaturahmi sekaligus memastikan kondisi serta kronologi kejadian secara langsung di lapangan.
Menurut Sholihun, perusahaan masih harus memverifikasi data dan mencari keterangan dari para saksi guna menentukan bentuk kompensasi atau bantuan yang tepat. "Kami akan cek datanya agar kami bisa berkomunikasi secara baik dengan warga yang terdampak oleh galian optik," ujarnya sebagaimana dikutip dari laporan tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam forum resmi tersebut, terungkap ada dua warga berbeda lokasi yang menjadi korban kecelakaan akibat proyek pemasangan kabel internet sepanjang kurang lebih 12 kilometer tersebut. Korban pertama merupakan seorang ibu-ibu yang mengalami kecelakaan di kawasan Terminal Blora, sementara korban kedua adalah seorang pria di depan Koramil Jepon.
Menanggapi kabar adanya korban yang menderita luka serius hingga dugaan patah tulang, pihak Mora Republik menegaskan tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum investigasi lapangan selesai. Proyek pemasangan jaringan yang membentang dari Blora hingga Jiken ini sendiri dikerjakan dengan menggandeng tiga vendor mitra di bawah pengawasan perusahaan.