Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7 mengguncang wilayah Sarangani, Davao Occidental, Filipina, pada Rabu, 5 Agustus 2026, siang hari waktu setempat yang dirasakan kuat oleh warga sekitar.
Berdasarkan laporan dari Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (PHIVOLCS), gempa tektonik tersebut berpusat pada kedalaman 10 kilometer dan dirasakan luas di sebagian besar wilayah Pulau Mindanao.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeGuncangan dengan tingkat intensitas instrumental V yang menunjukkan getaran tanah yang kuat tercatat di daerah Sarangani, Occidental, sebelum gelombang aktivitas seismik dirasakan lebih lanjut.
Pulau Mindanao sendiri merupakan pulau terbesar kedua di Filipina yang terletak di bagian selatan negara tersebut dan berbatasan langsung di sebelah selatan dengan Laut Sulawesi, Indonesia.
Gempa Susul Menyusul Guncang Sulawesi Utara
Hampir bersamaan dengan peristiwa di Filipina, aktivitas gempa bumi juga melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut) pada pukul 12.14 Wita dengan kekuatan yang tidak kalah besar.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi bahwa gempa bumi di Sulawesi Utara tersebut tercatat berkekuatan Magnitudo 6,4.
Pusat gempa berada di titik koordinat 5,60 Lintang Utara dan 125,27 Bujur Timur, tepatnya sekitar 221 kilometer sebelah barat laut Pulau Karatung, Sulut, dengan kedalaman 10 kilometer.
Berdasarkan standar BMKG, gempa pada rentang magnitudo 6,1 hingga 6,9 tergolong cukup besar serta berpotensi menyebabkan kerusakan bangunan di area dekat pusat gempa.