Respons Korea Selatan atas pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan kesiapan berkunjung ke Korea Utara demi membuka ruang dialog memuncaki daftar berita terpopuler saat ini. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, isu diplomasi internasional yang digalang oleh kepala negara memang selalu menarik perhatian publik luas di tanah air.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kesediaannya untuk bertolak ke Pyongyang apabila diminta oleh Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung. "Presiden Lee Jae Myung sebelumnya telah menanyakan kesediaan saya untuk berkunjung ke Korea Utara dalam rangka membuka ruang dialog," ujar Prabowo saat mengumpulkan Kadin dan asosiasi pengusaha se-Indonesia di Istana Negara, Jakarta.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain isu diplomasi tingkat tinggi tersebut, dinamika cuaca ekstrem di tanah air juga turut menyita perhatian masyarakat luas. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprakirakan sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi dilanda hujan lebat disertai angin kencang meskipun secara klimatologis telah memasuki periode musim kemarau.
Menurut analisis awak media, fenomena hujan lebat di tengah musim kemarau ini terjadi akibat adanya pengaruh dinamika atmosfer tertentu yang masih aktif. Pihak BMKG menegaskan bahwa masyarakat tetap harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Sementara itu dari kancah internasional, kebijakan progresif datang dari negeri tetangga terkait kesejahteraan tenaga pengajar di sektor pendidikan. Pemerintah Singapura resmi mengumumkan kenaikan gaji bagi sekitar 36.000 tenaga pendidik mulai 1 Oktober mendatang guna mempertahankan kualitas sumber daya manusia.
Kenaikan gaji yang berkisar antara 2 persen hingga 9 persen tersebut mencakup guru sekolah hingga pendidik taman kanak-kanak di bawah Kementerian Pendidikan Singapura. Langkah strategis ini dinilai mampu menjaga daya tarik profesi guru agar tetap kompetitif di kancah global.