Google meluncurkan rangkaian fitur AI belajar terbaru di dalam asisten Gemini dan Google Search untuk membantu pelajar menyelesaikan riset serta tugas akademik. Berdasarkan laporan CNET, raksasa teknologi tersebut menghadirkan hub khusus pelajar guna menyambut musim kembali ke sekolah dengan berbagai alat bantu canggih.
Fitur baru di dalam Gemini mencakup buku catatan belajar khusus, kartu flash kustom, hingga kuis latihan interaktif untuk mendalami materi riset. Pengguna dapat meminta Gemini merangkum topik tertentu di latar belakang sementara mereka beralih ke tugas lain, lalu mendiskusikan hasilnya melalui sesi tanya jawab.
Selain teks, Google turut menghadirkan simulasi 3D interaktif, tabel, dan grafik yang dapat dibuat langsung melalui perintah spesifik. Pelajar sains misalnya dapat meminta visualisasi cara kerja DNA secara tiga dimensi atau melihat ikhtisar interaktif skala pH langsung dari mesin pencari Google Search.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePlatform Google Search kini juga memungkinkan pelajar mengunggah berbagai format dokumen seperti PDF dan gambar untuk diringkas menjadi laporan satu halaman yang terstruktur. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, langkah ekspansi pendidikan ini menyusul persaingan ketat industri teknologi setelah OpenAI sebelumnya meluncurkan ChatGPT khusus remaja.
Sebagai bagian dari peluncuran tersebut, Google menawarkan akses gratis Google AI Pro selama satu tahun bagi mahasiswa di Amerika Serikat serta bundel diskon khusus bersama YouTube Premium. Kendati demikian, masifnya penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan tetap memicu perdebatan panjang mengenai batasan antara bantuan belajar dan potensi kecurangan di lingkungan sekolah.