Liga Inggris musim 2026-2027 resmi bergulir dengan memberlakukan sejumlah aturan baru yang disetujui oleh International Football Association Board (IFAB) untuk meningkatkan kelancaran pertandingan. Salah satu regulasi paling disorot adalah pemberian sanksi kartu merah langsung bagi pemain yang kedapatan menutup mulut saat melakukan konfrontasi dengan lawan.
Selain aturan disiplin tersebut, otoritas liga juga menerapkan pembatasan ketat bagi pemain yang memerlukan perawatan medis di atas lapangan. Setiap pemain yang harus mendapat perawatan wajib meninggalkan lapangan selama minimal 1 menit sebelum diizinkan kembali masuk oleh wasit.
Perubahan regulasi juga menyasar aspek durasi permainan melalui penerapan hitung mundur selama 5 detik bagi wasit untuk lemparan ke dalam dan tendangan gawang. Keterlambatan dalam mengambil keputusan ini akan berbuah hukuman pengalihan penguasaan bola ke tim lawan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePihak penyelenggara kompetisi berharap rangkaian aturan baru ini mampu meredam insiden kontroversial sekaligus meminimalisasi taktik mengulur waktu yang kerap dilakukan oleh para pemain di atas lapangan hijau.
Transformasi Besar Bursa Transfer Klub Premier League
Klub-klub peserta Premier League 2026-2027 juga melakukan pergerakan masif di bursa transfer musim panas demi memperkuat kedalaman skuad masing-masing. Chelsea dan Manchester City tercatat sebagai tim yang menggelontorkan dana hingga lebih dari 100 juta poundsterling untuk mengamankan pemain bintang baru.
Morgan Rogers resmi bergabung ke Chelsea dari Aston Villa dengan nilai transfer mencapai 117 juta poundsterling, sementara Manchester City menebus Elliot Anderson dari Nottingham Forest senilai 116 juta poundsterling. Aktivitas belanja besar ini dilakukan untuk menghadapi persaingan ketat di papan atas.
Di sisi lain, sang juara bertahan Arsenal turut memperkuat lini tengah mereka dengan mendatangkan Bruno Guimaraes dari Newcastle United seharga 75 juta poundsterling. Langkah tersebut diambil guna mengantisipasi ambisi para rival yang ingin merebut takhta juara pada musim ini.
Perombakan skuad secara besar-besaran ini diyakini bakal membuat peta kekuatan Liga Inggris musim 2026-2027 menjadi jauh lebih kompetitif sejak pekan pertama hingga laga penutup pada Mei mendatang.