Hakim federal Amerika Serikat secara resmi menolak gugatan hukum dari empat saudara dari keluarga Cascio yang menuduh mendiang musisi legendaris Michael Jackson melakukan pelecehan pada Februari 2026. Putusan tersebut dikeluarkan pada Rabu, 18 Agustus 2026, yang memutuskan bahwa sengketa sensitif tersebut harus diselesaikan melalui jalur arbitrase privat sesuai perjanjian yang telah disepakati.
Dalam dokumen pengadilan yang dilaporkan oleh Billboard, Edward, Dominic, Marie-Nicole, and Aldo Cascio menuntut estate Michael Jackson dengan klaim bahwa sang bintang masa lalu telah melakukan manipulasi dan pelecehan selama lebih dari satu dekade. Keempat bersaudara tersebut menuntut agar perjanjian tahun 2019 yang bernilai US$3,5 juta dibatalkan karena mereka mengaku berada di bawah tekanan saat menandatanganinya.
Hakim Distrik AS Hernan D Vera menegaskan bahwa pengadilan tidak memiliki kewenangan selain menegakkan klausul arbitrase yang tertera dalam kontrak sah tersebut. Walaupun mengakui tuduhan yang dilayangkan sangat berat, pengadilan tidak dapat memproses gugatan terbuka di hadapan juri publik sebagaimana yang diinginkan oleh pihak penggugat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePihak kuasa hukum keluarga Cascio, Howard King, menyatakan kekecewaannya atas keputusan pengadilan tersebut meskipun mengaku tidak terkejut. Dengan putusan ini, seluruh proses pembuktian terkait keabsahan perjanjian tahun 2019 akan dilanjutkan di ruang konferensi privat di hadapan seorang arbiter independen.
Riwayat Hubungan Dekat dan Kontroversi Keluarga Cascio
Keluarga Cascio dulunya dikenal luas sebagai orang dekat yang sering menyebut diri mereka sebagai keluarga kedua bagi Michael Jackson semasa hidupnya. Mereka bahkan sempat tampil di The Oprah Winfrey Show pada tahun 2010 dan dengan tegas menyatakan bahwa sang pelantun lagu Thriller tidak pernah bersikap tidak pantas kepada mereka.
Namun, pandangan keluarga tersebut berubah drastis setelah penayangan dokumenter Leaving Neverland pada tahun 2019 yang membuat mereka menilai kembali pengalaman masa kecil mereka. Perubahan sikap inilah yang kemudian mendorong mereka melayangkan gugatan hukum terhadap pihak pengelola harta warisan atau estate Michael Jackson di pengadilan federal.
Di sisi lain, estate Michael Jackson selalu membantah keras seluruh tuduhan tersebut dan menilai langkah hukum yang diambil oleh keluarga Cascio sebagai upaya mencari keuntungan semata. Pihak manajemen menegaskan bahwa keluarga Cascio memiliki rekam jejak panjang dalam membela nama baik Michael Jackson dari berbagai tuduhan serupa di masa lalu.
Meskipun Michael Jackson telah meninggal dunia pada tahun 2009 tanpa pernah terbukti bersalah atas kasus hukum terkait anak di bawah umur, berbagai kontroversi seputar warisan dan karya anumertanya masih terus bergulir hingga saat ini. Kasus arbitrase privat antara keluarga Cascio dan estate ini dijadwalkan menjadi babak baru dalam penyelesaian sengketa hukum tersebut.