Harga XRP naik 1,11 persen dan diperdagangkan di sekitar USD 1,0046 setelah dibuka pada USD 0,9935 dengan titik terendah harian USD 0,9882. Aset digital ini mempertahankan tren bertahan di atas level USD 1 yang telah dijaga sejak November 2024 dengan total 635 sesi perdagangan.
Tekanan jual sempat meningkat akibat insiden eksploitasi jembatan penghubung yang menguras sekitar USD 200.000 dan menyeret XRP di bawah USD 1 pada 11 dan 14 Agustus 2026. Pembeli langsung masuk kembali sebelum penutupan harian untuk mengamankan posisi harga.
Secara teknis pada grafik harian, rata-rata pergerakan eksponensial 50 hari atau EMA berada di bawah EMA 200 hari yang membentuk pola death cross. Pola tersebut mengonfirmasi dominasi penjual dalam tren jangka pendek hingga menengah dalam beberapa pekan terakhir.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSementara itu, lembaga keuangan Standard Chartered melalui analis Geoff Kendrick telah memangkas target harga XRP untuk tahun 2026 dari USD 8 menjadi USD 2,80 pada kuartal pertama 2026. Investor besar atau whale terpantau telah mengakumulasi sekitar 380 juta XRP di dekat level USD dalam sepekan terakhir.
Tantangan Regulasi dan Level Kunci Pergerakan XRP
Agenda regulasi di Amerika Serikat turut mempengaruhi sentimen pasar karena Senat telah memulai resensi Agustus selama lima pekan tanpa melakukan voting pada Rancangan Undang-Undang Clarity Act. Komisi Sekuritas dan Bursa atau SEC juga menunda pemungutan suara terkait aturan penggalangan dana perusahaan rintisan kripto pada pekan yang sama.
Indikator Average Directional Index atau ADX pada grafik harian tercatat di angka 21,8 yang menunjukkan penurunan harga berlangsung stabil namun minim volatilitas ekstrem. Angka ADX pada grafik mingguan berada di posisi 33,7 yang mencerminkan kekuatan tren sedang mengarah ke bawah bagi para pemegang posisi beli.
Batas perlawanan terdekat atau resistance berada di kisaran USD 1,07 hingga USD 1,09 yang dikenal sebagai zona emas dengan target lanjutan di level USD 1,1264 berdasarkan perhitungan Fibonacci retracement. Level dukungan atau support utama berada di kisaran USD 0,98 dan batas bawah yang lebih kuat di USD 0,9061.
Aktivitas pasar menunjukkan adanya pembukaan posisi beli dengan leverage senilai USD 1,5 miliar yang berisiko memicu likuiditas paksa jika harga menembus batas bawah USD 1. Pelaku pasar tetap memantau perkembangan teknis ini secara ketat di tengah kelesuan volume perdagangan aset kripto global.