Aktor senior Harrison Ford dipastikan menjadi model fisik bagi figur animatronik karakter Indiana Jones yang sedang dikembangkan untuk kawasan wisata Walt Disney World. Pengumuman mengejutkan tersebut disampaikan pihak perusahaan hiburan global itu pada ajang D23 tanggal 15 Agustus 2026.
Aktor berusia 84 tahun itu menyampaikan langsung kabar tersebut melalui sebuah pesan rekaman video kepada para pengunjung yang hadir. "Saya adalah model aslinya dan akan segera datang ke Walt Disney World dalam waktu dekat," ujar Harrison Ford dalam tayangan tersebut.
Figur animatronik berteknologi tinggi itu akan ditempatkan pada wahana terbaru berjudul Indiana Jones and the Myth of the Jade Serpent di area Tropical Americas. Kawasan seluas 11 hektare tersebut dijadwalkan mulai dibuka untuk umum pada tahun 2027 di atas lahan bekas area DinoLand U.S.A.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePihak pengelola taman hiburan melalui Disney Parks Blog mengonfirmasi bahwa keterlibatan ini mencatat sejarah baru bagi sang aktor. Proyek tersebut menandai kali pertama wajah asli Harrison Ford digunakan secara langsung untuk figur wahana atraksi Disney di seluruh dunia.
Petualangan Baru Menuju Dunia Bawah Tanah Maya
Meskipun Disney telah memamerkan model digital dari figur animatronik tersebut, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi mengenai keterlibatan suara sang aktor. Proyek ini berjalan tiga tahun setelah penampilan terakhir Harrison Ford sebagai sang arkeolog ikonis lewat film Indiana Jones and the Dial of Destiny pada 2023.
Wahana permainan terbaru di Disney World ini tidak mengadaptasi alur cerita dari film-film layar lebar sebelumnya. Pengunjung akan diajak mengikuti petualangan original bersama Dr. Jones dalam mengeksplorasi sebuah kuil kuno misterius di dekat cenote.
Berdasarkan narasi wahana tersebut, jalur penjelajahan itu digambarkan sebagai jalan menuju dunia bawah tanah bangsa Maya yang dijaga makhluk mitologi ular raksasa bernama Tsukán. Petualangan semakin menegangkan ketika para pengunjung terseret melalui portal menuju dunia bawah yang dipenuhi kelelawar raksasa dan kalajengking.
Tim pengembang wahana atau Imagineering bekerja sama dengan para arkeolog, antropolog, serta pakar budaya Maya untuk merancang detail cerita dan arsitektur kawasan. Riset mendalam dilakukan di Honduras termasuk mempelajari reruntuhan kota kuno Copán guna memperkuat keaslian elemen budaya dalam area baru tersebut.
Transformasi besar-besaran di kawasan Animal Kingdom ini menggantikan wahana Dinosaur yang telah resmi ditutup pada Februari 2026 setelah beroperasi sejak 1998. Struktur sistem wahana lama tersebut kini dimanfaatkan kembali untuk menopang petualangan baru Indiana Jones dengan teknologi mutakhir.
Selain atraksi Indiana Jones, area baru Tropical Americas juga akan menghadirkan wahana tematik Encanto pertama di dunia serta komidi putar dengan 22 hewan ukiran tangan. Berbagai fasilitas restoran, pusat perbelanjaan, dan area bermain anak bernuansa budaya Maya turut melengkapi destinasi wisata tersebut.