Berdasarkan laporan media Diario ABC, hasil mengecewakan harus diterima oleh dua pembalap asal Spanyol, Fernando Alonso dan Carlos Sainz, dalam sesi kualifikasi Sprint race ajang Formula 1 Grand Prix Belanda. Kedua pembalap andalan ini harus tersingkir lebih awal di sesi SQ1 akibat kombinasi performa mobil yang kurang kompetitif serta kendala teknis yang tak terduga.
Bagi Carlos Sainz, hasil minor ini sejatinya tidak terlalu mengejutkan mengingat performa mobil Williams miliknya masih membutuhkan banyak pengembangan. Pembalap asal Madrid tersebut dipastikan harus memulai balapan Sprint dari posisi ke-18 setelah gagal menembus catatan waktu yang dibutuhkan untuk melaju ke fase SQ2.
Sementara itu, nasib lebih pahit dirasakan oleh Fernando Alonso yang sempat memberikan secercah harapan pada sesi latihan bebas berkat peningkatan performa dari mesin baru. Namun, impian tersebut seketika sirna ketika masalah teknis mendera mobil Aston Martin yang dikendarainya selama sesi kualifikasi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip pernyataan Alonso usai sesi kualifikasi, "Ha pasar un poco de todo" atau banyak hal terjadi sekaligus pada kendaraannya. Mulai dari masalah pada sistem pengereman hingga kegagalan fungsi sayap belakang di jalur lurus membuat laju mobilnya tak terkendali hingga berujung ke area kerikil, yang membuatnya harus puas start di posisi paling buncit.
Situasi semakin pelik bagi kubu Aston Martin karena rekan setim Alonso, Lance Stroll, juga bernasib serupa dan gagal lolos dari SQ1. Dengan hasil ini, para penggemar motorsport asal Spanyol harus kembali bersabar menantikan peningkatan performa dari tim kesayangan mereka pada sisa rangkaian balapan akhir pekan ini.