Film Jackass Best and Last resmi menyapa para penggemar sebagai penutup dari rangkaian waralaba aksi konyol yang dibintangi oleh Johnny Knoxville bersama kawan-kawan lamanya. Karya garapan sutradara Jeff Tremaine ini dirilis secara teatrikal di Amerika Serikat oleh Paramount Pictures dengan membawa nostalgia serta aksi ekstrem baru.
"Ini adalah tempat yang alami untuk mengakhiri semuanya," ujar Johnny Knoxville menegaskan bahwa film kelima ini menjadi akhir perjalanan panjang kelompok tersebut setelah sekian dekade menghibur penonton.
Deretan pemeran asli seperti Steve-O, Chris Pontius, Wee Man, hingga Dave England kembali bergabung bersama para anggota baru untuk menyajikan komedi slapstick khas mereka. Kombinasi rekaman lama dan aksi segar menghiasi durasi film berdurasi 92 menit ini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSambutan positif diberikan oleh para kritikus film setelah penayangannya di berbagai negara dengan capaian box office yang cukup memuaskan bagi sebuah tontonan komedi ekstrem.
Perjalanan Akhir Penuh Nostalgia dan Aksi Ekstrem
Berbagai adegan ikonik dari masa lalu turut dihadirkan kembali untuk merayakan perjalanan panjang dari tayangan televisi hingga layar lebar. Penonton diajukan bernostalgia melalui potongan video lawas yang dikemas apik bersama aksi berbahaya di depan kamera.
"Kami ingin tampil maksimal dan keluar dengan kepala tegak," ungkap para kru saat membahas proses penggarapan proyek film penutup ini di bawah naungan rumah produksi MTV Entertainment Studios.
Meskipun beberapa anggota memilih absen atau hanya tampil lewat rekaman arsip, dinamika kelompok tetap terjaga kuat sepanjang pemutaran berlangsung di bioskop kesayangan penonton.
Pihak studio juga menyiapkan perilisan dalam bentuk digital serta Blu-ray bagi para penggemar yang ingin menikmati koleksi adegan terhapus dari film fenomenal tersebut.