Proses transfer Joao Palhinha dari Bayern Munich menyita perhatian publik sepak bola setelah sang gelandang dikabarkan masih memprioritaskan kepindahan ke Aston Villa pada bursa transfer musim panas 2026. Berdasarkan laporan Sky Sports News, pemain tim nasional Portugal berusia 31 tahun tersebut memandang kepindahan ke Villa Park sebagai opsi terbaik dalam kelanjutan kariernya di Liga Inggris.
Berdasarkan analisis Kabayan News, negosiasi antara Aston Villa dan Bayern Munich menemui jalan buntu karena klub raksasa Jerman itu menolak memberikan opsi peminjaman lanjutan. Bayern Munich merekrut Palhinha dari Fulham seharga 51 juta euro pada 2024, namun sang pemain gagal mengamankan tempat reguler di skuad utama Die Roten.
Penolakan Bayern Munich terkait formula peminjaman membuka peluang lebar bagi Benfica untuk memimpin perburuan tanda tangan sang gelandang secara permanen. Benfica menawarkan kesempatan kembali ke kota asal bagi Palhinha, mengungguli minat klub rival Primeira Liga yakni Sporting CP yang memilih mundur dari persaingan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeNewcastle United sempat mendapatkan kesempatan merekrut Palhinha setelah Bayern Munich menawarkan pemain tersebut kepada The Magpies pada pekan sebelumnya. Kendati demikian, negosiasi gagal berlanjut karena pertimbangan keluarga yang keberatan pindah ke wilayah Tyneside akibat minimnya penerbangan komersial langsung menuju Lisbon.
Keluarga Palhinha memberikan restu penuh untuk kembali ke ibu kota Portugal, memperkuat posisi tawar Benfica dalam mengamankan sang pemain. Aston Villa harus segera melayangkan proposal transfer permanen jika ingin membajak perburuan sebelum jendela transfer musim panas ditutup.