Jurassic World Dominion mencatat sejarah sebagai salah satu sinema paling ambisius dalam industri perfilman Hollywood dengan anggaran produksi mencapai USD 531 juta. Berdasarkan laporan, film arahan sutradara Colin Trevorrow ini memadukan aksi modern dari era Chris Pratt dengan kembalinya para bintang legendaris dari film original Jurassic Park.
Kisah film bermula empat tahun setelah kekacauan di Lockwood Estate, di mana makhluk prasejarah kini berkeliaran bebas di berbagai penjuru bumi. Owen Grady dan Claire Dearing menjalani misi penyelamatan sambil melindungi Maisie Lockwood dari kelompok yang berniat mengeksploitasi genetik unik miliknya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKonflik semakin melebar ketika Dr. Ellie Sattler menemukan kejanggalan pada wabah belalang raksasa perusak tanaman yang mengarah pada manipulasi genetik korporasi Biosyn. Penyelidikan tersebut membawa para ilmuwan masa lalu seperti Dr. Alan Grant dan Dr. Ian Malcolm bergabung dalam konspirasi besar.
Proses produksi film ini menghadapi tantangan besar akibat pandemi COVID-19 yang sempat menunda jadwal syuting di berbagai negara seperti Kanada, Inggris, dan Malta. Meski demikian, pengamatan Kabayan News menunjukkan bahwa strategi pemasaran global berhasil mendongkrak antusiasme penonton hingga meraih pendapatan global menembus USD 1 miliar.
Sebagaimana dilaporkan oleh berbagai media hiburan internasional, kehadiran karakter baru seperti Kayla Watts memperkaya dinamika petualangan di pasar gelap dinosaurus Malta. Pada akhirnya, film ini menjadi tonggak penting sebelum dilanjutkan oleh sekuel terbaru Jurassic World Rebirth.